Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Subulussalam

Kankemenag Gelar Tes Kompetensi Calon Kepala Madrasah di Subulussalam

Assesment ini untuk menjaring kepala madrasah yang memiliki potensi akademik, manajerial dan entrepreneur yang baik.

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Sebanyak 18 guru tingkat MI, MTs dan MA mengikuti assesment calon kepala madrasah yang dilaksanakan Kamis-Sabtu (24-26/6/2021) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Sebanyak 18 guru tingkat MI, MTs dan MA mengikuti assesment calon kepala madrasah yang dilaksanakan Kamis-Sabtu (24-26/6/2021). 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam untuk menjaring kepala madrasah yang memiliki potensi akademik, manajerial dan entrepreneur yang baik.

Uji kompetensi ini dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Kota Subulussalam, H Juniazi, S.Ag., M.Pd.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Juniazi mengatakan proses assesment ini bukan untuk mengganti kepala madrasah yang sedang menjabat.

Namun kata Juniazi  untuk melihat potensi kompetensi baik kepala madrasah maupun calon kepala madrasah ke depan.

Dengan demikian diharapkan ke depan, Kemenag Subulussalam punya peta dan base data terhadap calon kepala madrasah. 

Baca juga: Arab Saudi Umumkan 14 Kematian dan 1.255 Kasus Baru Virus Corona

Baca juga: Di Aceh Tengah, Desa Hakim Bale Bujang Jadi Kampung Tangguh Anti Narkoba

Baca juga: 4.800 Siswa Madrasah Lolos di Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri, Kakanwil Kemenag Beri Apresiasi

Dikatakan juga jika keberhasilan proses belajar siswa, menurut Juniazi, butuh peran banyak pihak, salah satunya kepala madrasah. 

Bahkan, kepala madrasah punya peran penting sebagai pemimpin dalam manajemen madrasah, termasuk mengatur guru dan siswa. 

Menurut Juniazi, kepala madrasah harus punya kompetensi memadai untuk menggerakkan dan mengembangkan seluruh potensi yang ada di madrasah, sehingga membawa perubahan positif di madrasah. 

"Kepala madrasah harus berani. Berani berinovasi dan melakukan perubahan. Jika tidak, jangan coba coba jadi kepala madrasah, ujar Kakankemenag. 

Selain itu dengan adanya assesment ini, kepala madrasah kedepan harus mempunyai kompetensi manajerial yang baik dan dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan dengan banyaknya lulusan yang diterima di perguruan tinggi.

Kemudian berani melakukan perubahan-perubahan bukan hanya melakukan proses belajar belajar sehingga madrasah di kota sada kata dapat ditingkatkan baik secara akademik, sarana, prasarana dan kualitas mutu Pendidikan.

Baca juga: Ini Lima Desa di Aceh Utara yang Meraih Juara Lomba Tahun 2021

Baca juga: 3 Tersangka Pembunuh Wartawan, Libatkan Pengusaha & Oknum Aparat, Korban Ditembak Pakai Senjata Ini

Mariani, M.Pd. mewakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh mengatakan proses assesment ini adalah suatu proses membandingkan antara kompetensi jabatan yang dipersyaratkan dengan kompetensi yang dimiliki oleh pemegang jabatan atau calon pemegang jabatan.

Assesment kompetensi atau penilaian kompetensi akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, pertama pengujian potensi akademik melalui Computer Assesment Test (CAT)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved