Minggu, 31 Mei 2026

Persiapan Munas Kadin Indonesia Terus Berjalan, akan Dihadiri Presiden Jokowi

Ketua Panitia Lokal Munas Kadin, Suwandi Andi mengatakan, pada 30 Juni 2021 dipastikan Presiden Joko Widodo hadir saat pembukaan Munas.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Penerapan protokol kesehatan di Hotel Claro Kendari pada, Kamis (24/6/2021). Hotel itu menjadi tempat yang akan menjadi arena Munas Kadin yang direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Jokowi. 

Dalam pelaksanaan rapid tes ini, kata Rahmat, panitia bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kota Kendari dan Provinsi Sultra. 

Selain itu, pada saat Munas juga akan diluncurkan vaksinasi gotong royong dengan total yang akan divaksin Covid-19 berjumlah 1.500 orang. 

Pembukaan Munas akan dilakukan di Masjid Al-Alam pada 30 Juni 2021.

Pelaksanaan Munas dipastikan akan berlangsung hingga 2 Juli 2021.

Baca juga: Terima 24 Perwakilan Kadin Indonesia, Menko Airlangga Minta Pengusaha Tidak Cicil THR Karyawan

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kota Kendari dokter Algazali mengatakan, memang dalam kurun tiga pekan ini terjadi peningkatan kasus positif Covid-19.

Namun masyarakat diharapkan tidak panik, karena boleh dikatakan kejadiannya serupa hampir terjadi di seluruh Indonesia, khususnya Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

“Jumlah yang positif untuk Kota Kendari itu kemarin 151, kemudian yang hari ini terkonfirmasi 46 orang. Jadi sekitar 197. Statusnya untuk Kota Kendari ada tiga kecamatan yang berstatus merah, namun tidak semua karena ada kelurahan yang statusnya tidak merah jadi tidak bisa mengambil kesimpulan secara menyeluruh,” ujar Algazali di ruang Media Center Satgas Covid-19 Kota Kendari, Rabu (23/6/2021).    

Lanjut dia, masyarakat Kota Kendari saat ini memang masih bebas melakukan aktivitas ke luar rumah, misalnya ke kantor dan ke pasar.

Namun begitu, pihaknya selalu mengimbau agar protokol kesehatan dipatuhi mulai dari selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari tempat-tempat keramaian, dan lain sebagainya.

Terkait penyebab meningkatnya kasus Covid-19, Algazali mengaku susah mengasumsikan, apakah karena mudik lebaran atau karena dari luar daerah.

Baca juga: Pesan Menko Airlangga ke Anindya dan Kadin Daerah soal Ekonomi Indonesia

Yang pasti kata dia, saat ini masyarakat sudah mulai tidak menggunakan masker, misalnya di pasar, di tempat ibadah, atau tempat keramaian lainnya.

Tidak menggunakan masker ini kata dia, menjadi hal yang rawan untuk penularan Covid-19.

Sebagai langkah-langkah penanganan Covid-19 agar tidak meningkat, Satgas terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian operasi yustisi tetap dijalankan, dan pelacakan kontak erat. 

Untuk vaksinasi di Kota Kendari, sudah berada di angka 50 persen ke atas dari yang ditargetkan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved