Persiapan Munas Kadin Indonesia Terus Berjalan, akan Dihadiri Presiden Jokowi

Ketua Panitia Lokal Munas Kadin, Suwandi Andi mengatakan, pada 30 Juni 2021 dipastikan Presiden Joko Widodo hadir saat pembukaan Munas.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Penerapan protokol kesehatan di Hotel Claro Kendari pada, Kamis (24/6/2021). Hotel itu menjadi tempat yang akan menjadi arena Munas Kadin yang direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Jokowi. 

Ketua Panitia Lokal Munas Kadin, Suwandi Andi mengatakan, pada 30 Juni 2021 dipastikan Presiden Joko Widodo hadir saat pembukaan Munas.

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, KENDARI – Persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar dan Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kota Kendari telah mencapai  90 persen.

Panitia lokal Munas Kadin selalu melakukan koordinasi dengan panitia pusat bahwa pelaksanaan Munas tidak berubah yakni, tetap dimulai pada 30 Juni 2021.

Ketua Panitia Lokal Munas Kadin, Suwandi Andi mengatakan, pada 30 Juni 2021 dipastikan Presiden Joko Widodo hadir saat pembukaan Munas.

Persiapan panitia munas sendiri sudah selesai mulai dari pemasangan atribut, perhotelan untuk tempat menginap peserta sudah dipesan, termasuk Hotel Claro sebagai arena Munas sudah siap.

“Sampai hari ini belum ada surat resmi atau informasi apapun kepada kami penundaan, apalagi pemindahan lokasi atau pemberhentian kegiatan. Sampai hari ini alhamdulillah kami selalu komunikasi dengan pusat. Instruksinya jalan terus, dan memang kami jalan terus sesuai dengan tugas yang diberikan kepada kami,” ujar Suwandi di kantor Kadin Sultra, Rabu (23/6/2021) malam.

Terkait dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kendari, Suwandi mengatatan justru hal itu menjadi spirit bahwa semua bisa lebih siaga.

Baca juga: Persiapan Munas Kadin Indonesia sudah Maksimal, Munas 30 Juni Dijadwalkan Dihadiri Jokowi

Hal itu akan semakin memperketat penerapan protokol kesehatan, khususnya terhadap para peserta Munas untuk benar-benar dapat membuktikan negatif Covid-19 dengan serangkaian tes.

Suwandi mengatakan, dalam waktu satu dua hari ini akan dilakukan pertemuan panitia dengan pemerintah lintas sektoral untuk persiapan Munas, khususnya dalam hal protokol kesehatan.

Panitia akan selalu bersama-sama dengan pemerintah kota dan pemerintah provinsi, untuk bersama-sama turun memastikan penerapan protkol kesehatan.

Koordinator Media Center Kadin Sultra, La Ode Rahmat Apiti mengatakan jumlah peserta Munas Kadin diperkirakan mencapai 300 orang.

Setiap Kadin Provinsi akan mengirimkan 5 peserta yang terdiri dari 3 peserta yang memiliki hak pilih dan 2 orang sebagai peserta peninjau, ditambah pengurus Kadin pusat.

Baca juga: Kadin Aceh Minta Distributor dan Produsen Atasi Kelangkaan Pupuk Urea di Abdya

“Kami menyiapkan kendaraan, penginapan. Hotel Claro itu sudah di-booking satu hotel. Karena ini Covid jadi pada hari pelaksanaan Munas itu tidak ada yang bisa masuk selain panitia dan peserta Munas, dan rapid test akan dilakukan dua kali yaitu, saat masuk hotel dan saat masuk arena Munas. Bahkan sopir yang antar peserta juga dites rapid,” ujar Rahmat, Selasa (22/6/2021).

Alat tes rapid antigen yang digunakan panitia ,didatangkan khusus dari Jakarta yang hasilnya cukup 15 menit sudah diketahui hasilnya positif atau negatif.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved