Rabu, 15 April 2026

Berita Bireuen

Angin Kencang Disertai Hujan Robohkan Rumah Warga Jangka Bireuen

Bencana alam angin kencang disertai hujan kembali terjadi di Jangka,  Bireuen menyebabkan satu unit rumah warga roboh rata ke tanah

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Bencana alam angin kencang disertai hujan kembali terjadi di Jangka, Bireuen menyebabkan satu unit rumah warga di Dusun Matang Pasi, Gampong Alue Kuta, roboh rata dengan tanah, sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (25/06/2021) 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bencana alam angin kencang disertai hujan kembali terjadi di Jangka,  Bireuen menyebabkan satu unit rumah warga roboh rata ke tanah di Dusun Matang Pasi, Gampong Alue Kuta, sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat  (25/06/2021)

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Mulyadi, SE MM melalui Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Faisal Kamal S Sos kepada Serambinews.com, Sabtu (26/06/2021) mengatakan, rumah kontruksi kayu beratap seng yang rusak parah tersebut milik Nazaruddin Ahmad (53).

Rumah tersebut ditempati bersama isteri Nurazizah (56) dan anaknya bernama  Qarmin (22) dan Aulia (14).

Baca juga: Dua Rumah Roboh Tertimpa Reruntuhan Talud Abutment Jembatan Lhok Pawoh Manggeng, Begini Kondisinya

Faisal Kamal mengatakan, sesuai laporan kronologis kejadian dari pengendali posko Tagana  Dinsos Bireuen, Zulfikar, GA menjelaskan, saat kejadian, kondisi cuaca di kawasan itu hujan disertai angin kencang.

Akibatnya satu unit rumah milik korban tersebut rusak/roboh, ketika peristiwa itu terjadi pemilik rumah tidak berada dalam rumahnya sehingga tidak menimbulkan korban.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian warga korban bencana, Pemkab Bireuen melalui Dinas Sosial telah menyerahkan bantuan masa panik meringankan beban korban paska kejadian, terang Faisal Kamal.

Baca juga: Rumah Roboh Disapu Angin, Satu Keluarga Miskin di Gandapura Terpaksa Sahur di Tempat Tetangga

Keuchik Alue Kuta Yusrizal  membenarkan satu unit rumah warganya rusak parah akibat rubuh saat terjadi hujan disertai angin kencang dan untuk sementara ini, korban tinggal dirumah saudara dekat lokasi.

"Membantu penanganan paska kejadian, warga melaksanakan gotong royong bersama untuk membersihkan bangunan rumah yang telah roboh, sebelum nantinya dapat diperbaiki kembali pemiliknya," jelas Keuchik. (*)

Baca juga: Alhamdulillah, Kemenag Segera Cairkan Tunjangan Kinerja 10.807 Guru Madrasah di Aceh Tahun 2015-2018

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved