Gas Beracun di Aceh Timur
Begini Kronologis Dugaan Gas Beracun di Aceh Timur, 4 Dirawat di Puskesmas, Warga Lainnya Mengungsi
Menurut Anggota Fraksi Partai Aceh DPRK Aceh Timur itu, sesuai keterangan warga setempat bahwa seusai Shalat Isya sekitar pukul 19.55 WIB
Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
Menurut Anggota Fraksi Partai Aceh DPRK Aceh Timur itu, sesuai keterangan warga setempat bahwa seusai Shalat Isya sekitar pukul 19.55 WIB, Minggu (27/6/2021), warga mencium bau gosong yang sangat menyengat.
Laporan Seni Hendri Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Anggota DPRK Aceh Timur, M Yahya, menceritakan kronologis warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang kembali mencium bau yang diduga gas beracun.
Menurut Anggota Fraksi Partai Aceh DPRK Aceh Timur itu, sesuai keterangan warga setempat bahwa seusai Shalat Isya sekitar pukul 19.55 WIB, Minggu (27/6/2021), warga mencium bau gosong yang sangat menyengat.
"Warga berpikir bau anti nyamuk. Tapi semakin lama bau semakin menyengat dan membuat pernapasan sesak dan warga lainnya juga merasakan hal yang sama," ungkap Yahya.
Untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya dampak luas, masyarakat memilih mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam.
"Saat ini ada ratusan warga dari Dusun CV 8, dan Dusun CV 9, Desa Panton Rayeuk T, yang mengungsi di kantor camat Banda Alam, untuk mengantisipasi agar tidak terdampak.
Jumlah pastinya masih dalam pendataan," ungkap DPRK Aceh Timur, yang aktif merespon keluhan masyarakat ini.

Baca juga: VIDEO Warga Aceh Timur Terdampak Gas Beracun Mengungsi di Kantor Camat dan Keluhkan Kurang MCK
Baca juga: Pengungsi Terdampak Gas Beracun di Aceh Timur Keluhkan Kekurangan MCK
Baca juga: Ratusan Warga Terdampak Gas Beracun PT Medco Terpaksa Meugang dan Tarawih di Lokasi Pengungsian
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, kembali mencium bau yang diduga gas beracun.
Bahkan, dua orang di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Aceh Timur, Minggu (27/6/2021) malam.
Anggota DPRK Aceh Timur, M Yahya, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Minggu (27/6/2021) malam atau jelang Senin dini hari.
"Saya sudah tinjau ke puskesmas. Dua orang sudah dirujuk ke rumah sakit karena tak mampu ditangani di Puskesmas, karena mengalami muntah dan sesak napas," ucap Anggota Fraksi Partai Aceh ini.
Menurutnya, hasil konfirmasi dengan petugas medis di Puskesmas Banda Alam, kata Yahya, ada enam orang yang masuk ke puskesmas, dua orang dirujuk ke rumah sakit.
Sedangkan empat lagi dalam pemeriksaan di Puskesmas setempat. (*)