PON Aceh Sumut 2024
KONI Pusat, Aceh dan Sumut Bentuk Sekber PON 2024
Ketua Umum KONI Pusat yang memimpin rapat tersebut mengatakan, PON Aceh-Sumut merupakan format baru.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - KONI Pusat, Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sepakat membentuk Sekretariat bersama (Sekber).
Kepastian tersebut sebagaimana hasil Rapat koordinasi (Rakor) Persiapan PON XXI tahun 2024 Aceh-Sumut yang berlangsung di Gedung KONI Pusat, Jakarta, Selasa (29/6/2021).
Rombongan KONI Aceh dan Sumut disambut Ketua Umum KONI Pusat, Letjend TNI (Purn) Marciano Norman, Wakil Ketua I Mayjen TNI (Purn) Dr Suwarno, Wakil Ketua II Mayjen (Purn) Soedarmo, dan Wakil Sekjen II Bidang Hukum, M Othniel Mamahit.
Berikutnya, Wakabid Organisasi, Eman Sumusi, Wakabid Binpres Andrie Paranoan dan Wakabid Media dan Humas, Tirto Prima Putra.
Dari Aceh, hadir langsung Ketua Umum, H Muzakir Manaf, Sekretaris Umum, M Nasir SIP MPA, Wakil Sekretaris, Adnan Yacob SE, Wakil Bendahara, M Zaini Yusuf, dan Kabid Organisasi, Ahyar ST.
Begitu juga dengan KONI Sumut yang dihadiri oleh Ketum Jhon Ismady Lubis beserta pengurus.
“Saat ini kita tengah mempersiapkan segala sesuatu. Kita ingin agar persiapan yang optimal pada tiga setengah tahun sebelum penyelenggaraannya. Dengan begitu menjadi penting adanya Sekretariat bersama,” kata Mualem dalam pertemuan itu.
Baca juga: KMP Yunice Tenggelam di Perairan Gilimanuk Bali, Bawa 41 Penumpang dan 15 Kru, 6 Korban Meninggal
Baca juga: Ini 7 Kantor Pemerintahan yang Dibakar Massa di Yalimo Papua, Warga Mengungsi di Polres dan Koramil
Baca juga: 432 Pejabat Eselon Pemkab Aceh Tengah Dikukuhkan
Baca juga: 82 Desa di Aceh Singkil Jadi Sahabat Jaksa
Mualem juga melaporkan berbagai persiapan yang telah dan sedang dilakukan Aceh hingga saat ini.
Hal itu dalam rangka memperlancar persiapan pelaksanaan tuan rumah PON XXI tahun 2024.
Hal senada juga disampaikan Ketum KONI Sumut, Jhon Ismady Lubis dalam rangka mematangkan segala persiapan, sangat diperlukan adanya Sekber.
“Tim kecil inilah yang akan merancang semua,” kata Jhon.
Ketua Umum KONI Pusat yang memimpin rapat tersebut mengatakan, PON Aceh-Sumut merupakan format baru.
Di mana untuk pertama kalinya tuan rumah dipercayakan kepada dua daerah yang bertetangga.
“Masalah pembangunan dan anggaran adalah tanggung jawab gubernur, tetapi KONI memiliki panitia pengawas dan pengarah, sebagai pihak keabsahan dan kehakiman pada kedua provinsi,” kata Marciano mengingatkan tentang distribusi peran dan tanggung jawab.
Kepada Aceh dan Sumut, Marciano mengingatkan agar seluruh panitia penyelenggara saling berkomunikasi dengan efektif, agar lebih mudah dalam menyusun perencanaan dan penganggaran yang akurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rakor-koni-aceh_sumut-dan-koni-pusat.jpg)