Selasa, 12 Mei 2026

Daun Kelor

Pengusaha Daun Kelor di Aceh Jaya Berhentikan Seluruh Pekerja karena Pandemi

Cut Susi mengaku, menurunnya omzet selama tahun 2021 ini akibat kurangnya permintaan dari luar daerah dan terkendala ongkir yang terlalu mahal.

Tayang:
Penulis: Riski Bintang | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Inilah salah satu lokasi usaha daun kelor milik warga di Aceh Jaya yang mengalami penurunan produksi selama pandemi . 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Pandemi Covid-19 telah menguncang berbagai sektor perekonomian termasuk pelaku usaha UMKM di Wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

Seperti halnya dirasakan oleh salah satu pelaku usaha daun kelor di Aceh Jaya, dimana omzet usaha miliknya menurun drastis hingga mencapai 80 persen dari tahun sebelumnya.

"Tahun sebelumnya kami produksinya rutin, dalam seminggu bisa 3-4 kali tetapi untuk tahun ini hanya memproduksi 3 - 4 kali dalam sebulan itu pun tergantung permintaan saja," kata Cut Susi Yani, owner usaha daun kelor, Selasa (29/8/2021).

Cut Susi mengaku, menurunnya omzet selama tahun 2021 ini akibat kurangnya permintaan dari luar daerah dan terkendala ongkir yang terlalu mahal.

"Dalam sebulan pendapatan hanya berkisar antara 4 - 5 juta saja, sedangkan tahun sebelumnya pendapatan hingga 20 juta per bulannya," katanya.

Akibat menurunnya permintaan, dirinya terpaksa memberhentikan seluruh karyawan yang berkerja di tempat usaha miliknya.

Daun Kelor Bermanfaat bagi Kesehatan, Atasi Rematik hingga Obat Mata, Berikut Penjelasan Ahli

Daun Kelor untuk Diabetes, Ketahui Apa Khasiat Daun Kelor untuk Diabetes, Simak Penjelasannya

Manfaat Daun Kelor untuk Perawatan Kulit, Cegah Penuaan di Wajah Hingga Atasi Jerawat dan Komedo

"Untuk karyawan kami panggil di saat lagi produksi saja, dan selesai pekerjaan langsung kita bayar upah mareka," cetusnya.

Cut Susi mengungkapkan, usaha yang dijalankan sudah berlangsung sejak tahun 2016.

Dengan produk yang dihasilkan dari usaha itu seperti kapsule serbuk daun kelor, minyak biji daun kelor, sabun kelor, dan serbuk daun kelor.

"Kalau kapsule daun kelor di jual per botol isi 50 butir seharga Rp 50 ribu dan botol isi 100 butir Rp 100 ribu, minyak biji daun kelor isi 25 mililiter seharga Rp 105.000, sabun kelor Rp15.000 ribu, sedangkan serbuk daun kelor di jual untuk 500 gram Rp 125.000 ribu," terangnya.(*)

Baca juga: Tiga Terpidana Kasus Perzinaan Dicambuk di Aceh Selatan

Baca juga: Shin Tae-yong Harus Tinggalkan Indonesia Pulang ke Korea Selatan, Ini Penyebabnya

Baca juga: Selain Cari Sumber Bau Gas Beracun, Medco Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi di Aceh Timur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved