Internasional
Arab Saudi Sebut Pembatasan Musim Haji 2021 Luar Biasa, Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan
Kepresidenan Umum Arab Saudi untuk Urusan Dua Masjid Suci meluncurkan rencana pelaksanaan Musim Haji 2021.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kepresidenan Umum Arab Saudi untuk Urusan Dua Masjid Suci meluncurkan rencana pelaksanaan Musim Haji 2021.
Penjabat Menteri Media Majid Al-Qasabi mengatakan para pemimpin negara dan orang-orang merasa terhormat untuk melayani Dua Masjid Suci.
Dimana semua yang datang, baik sebagai jamaah Haji 2021 maupun pengunjung.
“Pemerintah Kerajaan melibatkan seluruh sektor terkait untuk memfasilitasi layanan jamaah haji tahun ini," katanya.
"Kami akan memanfaatkan semua kemampuan keamanan, keselamatan dan kesehatan untuk memudahan jamaah Haji 2021 melaksanakan ibadah,” tambahnya.
Dilansir ArabNews, Kamis (1/7/2021), Al-Qasabi mengatakan haji tahun ini akan menjadi pembatasan kedua akibat Pandemi Covid-19.
Baca juga: Arab Saudi Umumkan Calon Jamaah Haji 2021, Pesan Teks Dikirim ke Pendaftar yang Terpilih
Dia menyebutkan menjadi luar biasa, karena berlangsung ketika varian baru virus Corona terus muncul.
Dia menambahkan keputusan untuk membatasi haji menjadi 60.000 jamaah, semuanya dari dalam Kerajaan.
Hal itu untuk melindungi dan memastikan jamaah melakukan ibadah seaman mungkin.
Abdul Rahman Al-Sudais, Presiden Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan pihak berwenang sedang berupaya menerapkan semua tindakan pencegahan kesehatan.
Juga memastikan bahwa ibadah haji dapat berlangsung dengan pengalaman diperkaya, dan keramahan yang layak disediakan sejalan dengan Visi Kerajaan 2030.
Dia menambahkan rencana kepresidenan didasarkan pada beberapa pilar yang menyoroti nilai-nilai kemurahan hati dan keramahan dalam memberikan layanan kepada para jamaah.
Baca juga: Arab Saudi Hadapi Ancaman Berat Serangan Siber, 93 Persen Organisasi Diserang Hacker
Mengenai penyediaan air untuk jamaah haji, Al-Sudais mengatakan akan membagikan botol air Zamzam yang disterilkan.
Teknologi kecerdasan buatan terbaru akan digunakan untuk mendistribusikan air menggunakan robot dan kendaraan pintar berteknologi tinggi, tambahnya, sesuai dengan prosedur kehati-hatian.
Kepresidenan akan menyediakan lebih dari 800 kendaraan manual dan listrik untuk membantu orang-orang bergerak di sekitar Masjidil Haram dan halamannya, katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-dua-masjid-suci-arab-saudi-abdul-rahman-al-sudais.jpg)