Breaking News:

BRILink

BRI akan Audiensi dengan OJK, Terkait Perpanjangan BRILink di Aceh

Terkait permintaan perpanjangan layanan agen BRILink di wilayah Aceh, BRI akan melakukan audensi dengan OJK sebagai regulator yang berwenang.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Taufik Hidayat
Iklan
Foto Bersama Agen BRILink dan Petugas Agen BRILink BRI Meulaboh setelah acara ngopi bareng 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sehubungan dengan adanya penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Nomor 11 Tahun 2018.

Sebagai implementasinya BRI secara bertahap telah mengalihkan portofolio simpanan dan pinjaman serta operasional layanan perbankan lainnya kepada BRIsyariah yang saat ini menjadi Bank Syariah Indonesia.

"Terkait dengan permintaan Gubernur Aceh untuk perpanjangan layanan Agen BRILink di wilayah Aceh, BRI akan melakukan audensi dengan Otoritas Jasa Keuangan sebagai regulator yang berwenang," kata Head of Corporate Secretary PT BRI (Persero) Tbk, Aestika Oryza Gunarto kepada Serambinews.com, Jumat (2/7/2021).

Sebelumnya, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengirim surat permohonan perpanjangan layanan agen BRILink di Aceh. Surat bertanggal 1 Juli 2021 itu ditujukan kepada Direktur Utama (Dirut) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dalam keterangannya Kamis (1/7/2021) menyebutkan surat dengan nomor 580/11775 itu juga ditembusi kepada Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Dirut PT Bank Syariah Indonesia, Tbk, dan kepada Divisi CDS Kantor Pusat PT BRI.

Dalam surat itu, Gubernur Nova menyebutkan sehubungan surat Paguyuban BRILink Seramoe Aceh Nomor 01-BRISERA/06/2021 tanggal 28 Juni 2021 perihal tersebut di atas, memberitahukan bahwa BRI akan melakukan penghentian layanan Agen BRILink di Aceh, dan mengharapkan agar layanan Agen BRILink di Aceh diperpanjang sampai Bank Syariah Indonesia siap.

Baca juga: Pupuk Subsidi Mahal dan Sulit Diperoleh, Apdesi Aceh Mengadu Ke Fraksi PKB di Jakarta

Baca juga: Gubernur Sebut 401.964 Warga Aceh Sudah Divaksin Covid-19, Nakes, Petugas Publik Hingga Lansia

"Berdasarkan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, mengamanatkan bahwa lembaga keuangan di Aceh menyesuaikan operasionalnya paling lambat 4 Januari 2022," ujar MTA melanjutkan bunyi surat Gubernur.

Berkenaan hal tersebut, lanjut isi surat itu, dalam rangka mempertahankan inklusi keuangan di masyarakat terutama pelaku usaha kecil, Gubernur berharap layanan Agen BRILink di Aceh dapat diperpanjang hingga tanggal 31 Desember 2021 seraya menunggu penyiapan infrastruktur layanan sejenis Bank Syariah yang sedang berproses di Aceh.

Sementara itu, melalui media ini beberapa waktu lalu, Ketua BRILink Seuramoe Aceh (BRISERA), Addi Erwansyah menyampaikan pihaknya sangat memohon kepada pihak-pihak terkait, terutama BRI untuk menunda atau memperpanjang BRILink di Aceh sampai BSI siap.

Hal itu dikatakan Addi, karena sekitar 7.000 dari 9.000 agen BRILink di Aceh sudah menjadikan ini sebagai mata pencaharian utama mereka.

“Harus kita akui memang BRILink sudah menjadi mata pencaharian utama bagi agen BRILink. Kalau mereka (pihak BSI-red) siap bulan 10 tidak masalah lebih bagus, itulah harapan kami. Jadi masyarakat tidak panik dan agen BRILink tidak kehilangan mata pencaharian yang bisa mengakibatkan bertambahnya pengangguran,” sebutnya.

Baca juga: DPRK dan Pospera Desak Tangkap Aktor Penyerobotan Tanah Eks PT CA

Baca juga: Masih Ada yang Belum Buka, Ini Cara Cek Status Pendaftaran CPNS/PPPK 2021 pada Instansi yang Dituju

Ia menambahkan selama ini kehadiran agen BRILink diseluruh pelosok desa di Aceh sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha yang bertransaksi di agen BRILink.

Agen BRILink adalah program keagenan dari bank BRI yang memungkinkan nasabah untuk berpartisipasi dalam melayani transaksi perbankan bagi masyarakat. 

Melalui Agen BRILink, nasabah Bank BRI dapat melakukan berbagai transaksi seperti isi ulang pulsa, pembayaran listrik pra bayar, pembayaran finance, setor uang tunai, serta tarik uang tunai menggunakan kartu ATM dan lainnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved