Breaking News:

Pegadaian Syariah Bahas Holding Utramikro

Pemerintah menargetkan bisa menjangkau 29 juta usaha berskala ultra mikro pada 2024 usai membentuk holding ultramikro

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/HARI TEGUH PATRIA
Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din menerima cenderamata dari Vice President PT Pegadaian Syariah Area Aceh, Ferry Hariawan saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia, Kamis (1/7/2021). 

BANDA ACEH - Pemerintah menargetkan bisa menjangkau 29 juta usaha berskala ultra mikro pada 2024 usai membentuk holding ultramikro. Holding ini rencananya akan menggabungkan tiga BUMN, yakni PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Pesero) atau PNM, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Nantinya, BRI akan menjadi induk yang membawahi Pegadaian dan PNM.

Dalam hal ini, Vice President PT Pegadaian Syariah Area Aceh, Ferry Hariawan menyampaikan holding tersebut tidak mengubah eksistensi dari masing-masing BUMN itu sendiri. Jadi Pegadaian tetap beroperasional seperti biasa.

"Apa sih manfaatnya holding? Kenapa Pemerintah membuat holding ketiga lembaga ini? Pegadaian ini termasuk yang marginnya masih agak tinggi, tentunya kalau semakin diturunkan semakin bagus dan semakin efisien," kata Ferry saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Meunasah Manyang Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (1/7/2021).

Kunjungan silaturahmi tersebut diterima oleh Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, News Manager, Bukhari M Ali, Manager Iklan, Hari Teguh Patria, Manager Percetakan, Firdaus, dan Manager Sirkuasi, Saiful Bahri.

Ferry menambahkan karena Pegadaian bukan bank dan tidak bisa menghimpun dana seperti bank yang dapat sumber dana murah, maka dengan holding ini sudah menjadi bagian dari BRI, tentunya nanti keseluruhan modal Pegadaian akan dibantu BRI.

"Manfaat holding ini akan dirasakan oleh masyarakat. Dalam hal ini masyarakat akan mendapatkan mu'nah atau jasa yang lebih murah ke depannya," sebut Ferry.

Selanjutnya, kata Ferry, karena di Aceh tidak ada lagi BRI yang notabene-nya jadi induk Pegadaian karena adanya holding ini, maka pihaknya sudah mengusulkan dan melakukan pendekatan ke Kementerian Keuangan melalui Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh untuk bisa menyalurkan KUR syariah. "Kami berharap Pegadaian Syariah di sini bisa jadi channel untuk menyalurkan KUR Syariah," kata Ferry Hariawan.(una)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved