Internasional
Arab Saudi Tangkap 20.000 Pelanggar Izin Tinggal, Pekerjaan dan Masuk Secara Ilegal
Sebanyak 20.000 pelanggar izin tempat tinggal, pekerjaan dan perbatasan telah ditangkap dalam satu minggu terakhir ini.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH- Sebanyak 20.000 pelanggar izin tempat tinggal, pekerjaan dan perbatasan telah ditangkap dalam satu minggu terakhir ini.
Dalam kampanye yang berlangsung di seluruh wilayah Kerajaan dari 24 Juni hingga 30 Juni 2021, telah terjadi 19.812 pelanggar.
Dilansir ArabNews, Minggu (4/7/2021), di antaranya, sebanyak 8.570 melanggar peraturan kependudukan.
Kemudian, 947 untuk pelanggaran perburuhan dan 10.295 untuk pelanggaran perbatasan.
Laporan itu mengatakan 224 orang ditangkap ketika mencoba melintasi perbatasan ke Kerajaan.
Baca juga: Arab Saudi Tangkap 12 Warga dan Ekspatriat, Menerima Suap, Manipulasi Status Kesehatan Covid-19
Terdiri dari 43 persen warga negara Yaman, 47 persen warga Ethiopia, 5 persen Somalia dan 5 persen dari negara lain.
Selain itu, 47 orang ditangkap karena mencoba menyeberang ke negara tetangga.
Kemudian, lima orang ditangkap karena terlibat dalam penyembunyian pelanggar.
Pihak berwenang memindahkan 36.454 pelanggar ke misi diplomatik masing-masing untuk mendapatkan dokumen perjalanan.
Sedangkan 14.863 dipindahkan untuk menyelesaikan reservasi perjalanan mereka.
Baca juga: Babon Serbu Ibu Kota Arab Saudi dan Lahan Pertanian, Rusak Tanaman dan Cari Makanan
Bahkan, 16.294 orang telah dideportasi ke negara masing-masing.
Kementerian Dalam Negeri meminta orang-orang untuk melaporkan setiap pelanggaran.
Melalui nomor bebas pulsa (911) di wilayah Mekkah dan Riyadh, dan (999) dan 996 di semua wilayah lain di Kerajaan.(*)
Baca juga: Festival Cahaya Arab Saudi Pecahkan Dua Catatan Guiness World Record
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polisi-perbatasan-periksa-pengendara-dari-yaman.jpg)