Breaking News:

Berita Lhokseumawe

8 Jam Tenggelam Pencari Kerang Ditemukan Meninggal Dunia di Waduk Pusong Lhokseumawe

pencari kerang yang dilaporkan hilang di Waduk Pusong, Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe meninggal dunia

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim SAR menemukan pencari kerang pada Senin (6/7/2021) pukul 23.40 WIB yang dilaporkan hilang di Waduk Pusong, Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, dalam keadaan meninggal dunia 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Tim SAR menemukan pencari kerang yang dilaporkan hilang di Waduk Pusong, Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, dalam keadaan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun korban Zulkifli (30), warga Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto mengatakan korban ditemukan meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan penyelaman di titik korban dilaporkan tenggelam.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang, Puluhan Rumah di Abdya Rusak Parah dan Terendam Banjir

Kemudian jelas Kapolres saat tim SAR menyelami titik tersebut, korban ditemukan tersangkut pada pintu waduk dalam keadaan meninggal dunia.

"Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans. Selain penyelaman, pencairan korban menggunakan empat perahu karet," terang Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, kepada Serambinews.com, Selasa (6/7/2021).

Dijelaskannya, sebelumnya Zulkifli, pencari kerang, dilaporkan hilang setelah tenggelam di Waduk Pusong. 

Lalu warga sempat berupaya menolong korban, namun gagal. 

Baca juga: Kawanan Ikan Kuwe Datang Lagi Ke Aceh Selatan, Kali Ini Nelayan Panen 6 Ton Ikan Pakai Pukat Darat

Namun Korban hilang dan tidak terlihat lagi karena tenggelam.

Sambung Kapolres Lhokseumawe, informasi lain menyebutkan personel Unit Siaga SAR Bireuen menerima informasi korban hilang dari Ketua Satgas SAR Kota Lhokseumawe

Kemudian, Basarnas Banda Aceh memerintahkan personel Unit Siaga SAR Bireuen bergerak ke lokasi mencari korban.

"Peralatan yang dikerahkan mencari korban di antaranya truk personel, perahu karet, alat navigasi, dan lainnya. Pencarian juga melibatkan TNI AL, Polri, dan masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Harga Emas Turun Pada Senin 5 Juli 2021, Ini Rincian Harga Emas Hari Ini dan Harga Emas Per Gram

AKBP Eko menambahkan, pada Senin (5/7/2021) sekira pukul 17.00 WIB telah diperoleh informasi adanya seorang laki-laki yang tenggelam sedang mencari kerang bertempat di muara sungai.

Untuk kronologis kejadian terang Kapolres, informasi dari abang kandung korban Bahagia (34) nelayan, adiknya sekitar pukul 12.00 WIB pergi dari rumah untuk mencari ikan dan kerang seperti biasanya dilokasi kejadian. 

"Namun hingga pukul 16.00 WIB, korban juga tidak kunjung pulang sehingga pihak keluarga mencarinya di TKP," terang Kapolres.

Baca juga: Tinjau Kapal Aceh Hebat 3, Gubernur Aceh: Saya Difitnah Macam-macam, Dibilanglah Kapal Bekas

Setelah mendapat informasi tersebut personel Polres Lhokseumawe bersama instansi terkait seperti TNI, BPBD, SAR, TNI AL, Tagana, PMI, RAPI, Brimob Jeulekat melakukan proses pencarian dilokasi tempat korban tenggelam

Pada pukul 23.40 WIB korban tenggelam ditemukan oleh tim gabungan yang melakukan proses pencarian dalam kondisi meninggal dunia

Selanjutnya jenazah korban dibawa pulang kerumah duka di Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, menggunakan ambulance Puskesmas. (*)

Baca juga: Pemerintah Aceh Alokasikan Dana Rp 8,9 Miliar Untuk Lanjutkan Pembebasan Tanah Jembatan Pango

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved