Penyuluh Teladan
Tiga Pegawai Terpilih sebagai Penyuluh Teladan Provinsi Aceh, Ini Nama-namanya
Beberapa aspek yang dinilai dalam setiap tahap seleksi di antaranya, portofolio, video kegiatan, dan karya tulis ilmiah.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tiga Penyuluh Agama Islam (PAI) PNS dan Non-PNS ditetapkan sebagai penyuluh teladan se-Provinsi Aceh tahun 2021. Penetapan para Penyuluh Teladan itu diumumkan di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin (5/7/2021).
Pada kategori Penyuluh Agama Islam PNS ditetapkan tiga juara yaitu, Syahrizal SSosI asal Aceh Tamiang sebagai Penyuluh Teladan pertama, Dra Khullatussa’adah dari Kota Banda Aceh sebagai penyuluh teladan kedua, dan Ahyar SSos MAg asal Pidie penyuluh teladan ketiga.
Selanjutnya, pada kategori Penyuluh Agama Islam Non-PNS ditetapkan Ali Arsyad Isu SPdI MAg dari Kota Banda Aceh sebagai Penyuluh Teladan pertama, Amalan Shalihan asal Aceh Tengah sebagai Penyuluh Teladan kedua, dan Basriadi SHI asal Aceh Utara sebagai Penyuluh Teladan ketiga.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan, penetapan penyuluh teladan ini setelah melalui tahapan seleksi di tingkat kabupaten/kota dan provinsi yang digelar pada 4-5 Juli 2021.
Ada beberapa aspek yang dinilai dalam setiap tahap seleksi di antaranya, portofolio, video kegiatan, dan karya tulis ilmiah. "Tahun ini seleksinya lebih ketat dari tahun sebelumnya,” katanya.
Jika tahun lalu setiap daerah mengirim dua utusan terbaik ke tingkat provinsi, ungkap Iqbal, tapi unutk tahun ini panitia hanya menerima 10 utusan dari setiap kategori untuk bersaing di provinsi.
Baca juga: Jelang Idul Adha 1442 Hijriah, Ini Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah, Niat dan Keutamaan
Baca juga: Presiden Brasil Jair Bolsonaro Hadapi Tuduhan Korupsi, Warga Demo Tuntut Dimakzulkan
Baca juga: Pesawat An-26 Rusia yang Bawa 28 Orang Alami Kecelakaan, Tak Ada Penumpang yang Selamat
Iqbal menuturkan, penyuluh teladan pertama dalam setiap kategori akan diutus ke Jakarta pada September mendatang untuk mengikuti pemilihan PAI teladan tingkat nasional 2021.
"Kita berharap para penyuluh teladan yang terpilih hari ini mampu memberikan hasil yang memuaskan di tingkat nasional," ujarnya.
Menurut Iqbal, ajang seleksi seperti ini menjadi pemicu semangat bagi para penyuluh untuk terus meningkatkan kapabilitasnya dan kreativitas dalam menyampaikan nilai-nilai agama dan juga pesan Kementerian Agama kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan kompetitif ini, dapat memotivasi para penyuluh untuk berinovasi dan meningkatkan kreativitas. Penyuluh tidak hanya piawai bertutur kata, juga bisa dijadikan teladan warga. Dan ajang seleksi ini satu upaya ke arah kebaikan dan keteladanan itu," kata Iqbal.
Baca juga: Mahasiswi Akper Melahirkan di Kamar Mandi, Buang Bayi Hasil Hubungan di Luar Nikah ke Tempat Sampah
Baca juga: Suami Tega Bacok Istri Pakai Golok Saat Bertengkar, Pelaku Ditangkap Polisi
Ia berpesan kepada para penyuluh untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah. "Kita lakukan berbagai dokumentasi penyuluhan, tentu banyak nilai dakwahnya, sekarang ini kita bebas menggunakan akun media,” ujar Iqbal.
Pada bagian akhir, Iqbal mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas penggunaan medsos yang telah dilakukan penyuluh untuk publikasi dan memberi edukasi kepada masyarakat.
“Dengan adanya motivasi tugas yang berat jadi ringan dan mampu kita pikul dengan sebaik mungkin, mudah-mudahan menjadi yang terbaik nasional nantinya," tutup Iqbal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/3-penyuluh-teladan.jpg)