Internasional
China Lokcdown Kota Perbatasan dengan Myanmar, 15 Kasus Virus Corona Ditemukan
Pihak berwenang China melakukan lockdown sebuah kota yang berbatasan dengan Myanmar pada Rabu (6/7/2021).
Tiga puluh telah diklasifikasikan sebagai kasus yang dikonfirmasi, sementara 22 lainnya tidak menunjukkan gejala Covid-19.
China tidak memasukkan kasus tanpa gejala dalam penghitungan resminya.
China secara teratur mengimpor kasus dari para pelancong, tetapi biasanya dalam jumlah yang lebih kecil.
Penerbangan Xiamen Air 2 Juli terbang dari Kabul ke Wuhan, kota yang dilanda virus itu setelah pertama kali terdeteksi di sana pada akhir 2019.
Baca juga: Malaysia Perpanjang Lockdown, PM Muhyiddin: Tak akan Dilonggarkan sampai Kasus Covid-19 Turun
Hampir semua orang yang tiba di China harus dikarantina selama dua minggu di hotel yang ditunjuk.
Ruili meluncurkan kampanye untuk memvaksinasi seluruh kota pada bulan April setelah wabah pada bulan Maret.
China telah mengandalkan strategi penguncian yang keras dan pengujian massal untuk meredam wabah.
Bahkan ketika negara itu telah meningkatkan kecepatan vaksinasi.
Pejabat kesehatan pusat mengatakan mereka ingin memvaksinasi 80 persen dari populasi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kota-perbatasan-china-dan-myanmar.jpg)