Kamis, 21 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Dinsos Swab Penderita Gangguan Jiwa di Aceh Barat, Sering Meminta-minta dan Bila Ditolak Marah

mengamankan salah satu warga yang mengalami gangguan jiwa yang selama hidup lepas di Aceh Barat dan swab antigen

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Foto/Dok Dinsos Aceh Barat
Petugas dari Dinas Sosial dan Puskesmas mengamankan satu warga gangguan jiwa untuk dibawa ke Zaitun RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk menangani kejiwaan, Selasa (6/7/2021) malam. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat, mengamankan salah satu warga yang mengalami gangguan jiwa yang selama hidup lepas di kawasan Gampong Suak Geudeubang, Kecamatan Samatiga.

Diamankan satu warga tersebut lantaran selama ini selama meresahkan warga dan yang bersangkutan diduga berasal dari Sumatera Utara yang sudah lama berada di Aceh Barat.

Warga tersebut tidak diketahui identitas aslinya, kegiatan yang dilakukan selama ini dengan meminta-minta dijalan dan warung-warung.

Saat yang bersangkutan hendak meminta sesuatu pada seseorang, harus diberikan sesuai dengan permintaannya.

Baca juga: Bupati Aceh Barat Minta Masyarakat tak Terprovokasi Masalah Larangan Ibadah di Masjid Akibat Pandemi

Jika permintaannya tidak diberikan maka yang bersangkutan sering memarahi.

Bahkan sampai dikejar dan dilempari jika tidak diberikan seperti meminta rokok dan uang.

Kondisi tersebut membuat warga merasa resah.

Sehingga dilaporkan kepada Dinas Sosial untuk diamankan dan dibawa ke Ruang Zatun RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk dilakukan penanganan kejiwaan yang bersangkutan.

“Satu warga yang tidak diketahui identitasnya telah kita amankan.

Karena meresahkan masyarakat, yang saat ini sudah kiwa antar ke Ruang Zaitun RSUD Cut Nyak Dhien untuk menangani kejiwaan warga tersebut,” kata Kepala Dinas Sosial Aceh Barat, Warjohan kepada Serambinews.com, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Milad Ke-14 PA di Langsa, Donor Darah dan Santuni Anak Yatim, Ini Pesan Mualem Disampaikan Toke Seum

Disebutkan, penangkapan orang gila (orgil) tersebut dilakukan bersama dengan petugas lainnya, termasuk dari Dinas Kesehatan melalui pihak Puskesmas, penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa (6/7/2021) malam.

Sebelum yang bersangkutan dibawa ke Zaitun, lebih awal melakukan swab guna memastikan kondisi yang bersangkutan.

Dari dari swab yang bersangkutan negative Covid-19 yang saat ini dalam penangan di Zaitun.

Pengemis di Meulaboh Masih Minim

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved