Selasa, 2 Juni 2026

Internasional

Drone Milisi Suriah Targetkan Markas Koalisi AS di Suriah, Balas Serangan Udara AS

Milisi Suriah yang didukung Iran menyerang pangkalan koalisi pimpinan AS di Suriah Timur pada Rabu (7/7/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Pangkalan Udara Balad di Baghdad, Irak yang sering mendapat serangan roket milisi pro-Iran. 

SERAMBINEWS.COM, BAGHDAD - Milisi Suriah yang didukung Iran menyerang pangkalan koalisi pimpinan AS di Suriah Timur pada Rabu (7/7/2021).

Namun, pejuang Suriah yang didukung AS dan pasukan Amerika Serikat menggagalkan serangan itu.

Dilaporkan, serangan drone atau pesawat tak berawak menargetkan pangkalan yang menampung anggota koalisi pimpinan AS di Suriah timur, kata Pasukan Demokrat Suriah.

Dilansir AP, di negara tetangga Irak, roket menghantam pangkalan yang menampung pasukan AS, menyebabkan tiga luka ringan.

Juru bicara koalisi pimpinan AS Kolonel Wayne Marotto mengatakan sekitar pukul 12:30 siang Pangkalan Udara Assad di Irak barat diserang oleh 14 roket yang mendarat di pangkalan dan perimeter.

Dia mengatakan tindakan pertahanan Force Protection diaktifkan.

Baca juga: Seorang Komandan Hizbullah Tewas Dibunuh di Suriah Selatan

Dia menambahkan ini laporan awal menunjukkan tiga orang mengalami luka ringan dan kerusakan sedang dinilai.

Dia tidak mengatakan apakah mereka yang terluka adalah orang Amerika.

Di Suriah, SDF yang didukung AS dan dipimpin Kurdi mengatakan pesawat tak berawak digunakan dalam serangan terhadap ladang minyak Al-Omar di provinsi timur Suriah, Deir Ezzor.

Dia menambahkan serangan itu digagalkan dan rincian lebih lanjut akan dirilis.

Ketegangan meningkat antara pasukan AS dan pejuang yang didukung Iran.

Setelah serangan udara Amerika di Suriah timur menewaskan enam pejuang Irak akhir bulan lalu di daerah sepanjang perbatasan Suriah-Irak.

Serangan Rabu (7/7/2021) terjadi sekitar pukul 10:15 pagi.

Baca juga: Pemimpin Milisi Irak Bersumpah Akan Membalas AS, Empat Anggotanya Tewas Terkena Serangan Udara

SDF menambahkan laporan awal mengkonfirmasi serangan itu digagalkan dan tidak menyebabkan kerusakan apapun.

Pangkalan Al-Omar diserang dengan dua roket selama akhir pekan tanpa menimbulkan korban, menurut SDF dan aktivis oposisi Suriah. Militer AS membantah ada serangan pada hari Minggu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan drone lepas landas dari daerah yang dikendalikan oleh pejuang yang didukung Iran di kota Mayadeen, Suriah timur.

Dia menambahkan drone berhasil ditembak jatuh.

Serangan drone terhadap koalisi pimpinan AS di Suriah sebagian besar jarang terjadi.

Ratusan tentara AS ditempatkan di timur laut Suriah, bekerja dengan SDF untuk memerangi kelompok ISIS.

Ribuan milisi yang didukung Iran dari seluruh Timur Tengah dikerahkan di berbagai bagian Suriah, banyak dari mereka di daerah sepanjang perbatasan dengan Irak.

Pemimpin milisi Irak yang didukung Iran berjanji pada hari Senin untuk membalas Amerika atas kematian empat anak buahnya dalam serangan udara AS

Abu Alaa Al-Walae, komandan Kataib Sayyid Al-Shuhada mengatakan serangan itu akan menjadi operasi militer yang akan dibicarakan semua orang.

Baca juga: Iran Bantah Mendukung Serangan Bersenjata Milisi Syiah ke Pasukan AS di Irak dan Suriah

AS menyalahkan milisi yang didukung Iran atas serangan kebanyakan serangan roket yang menargetkan kehadiran Amerika di Baghdad dan pangkalan militer di seluruh Irak.

Baru-baru ini, serangan menjadi lebih canggih, dengan militan menggunakan drone.

Pada Selasa (6/7/2021) malam, unit kontra-terorisme di wilayah utara Irak yang dikuasai Kurdi melaporkan serangan pesawat tak berawak di bandara Irbil, dekat tempat markas pasukan AS.

Pernyataan unit kontra-terorisme mengatakan serangan itu tidak menyebabkan kerusakan, meskipun rudal jatuh di lapangan terbuka dan terbakar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved