Minggu, 10 Mei 2026

Waduh, Singapura Tak Akui Vaksin Cina Sinovac dalam Program Vaksinasi Nasional

Untuk saat ini hanya orang-orang yang divaksin dengan vaksin Moderna dan Pfizer- BioNTech, yang dihitung sebagai orang yang sudah divaksin.

Tayang:
AFP
Vaksin Covid-19 Sinovac asal China 

SERAMBINEWS.COM, SINGAPURA - Singapura tidak memasukkan orang-orang yang telah menerima vaksin Sinovac ke dalam program vaksinasi nasionalnya.

Ini berbeda dengan Indonesia, yang menjadikan Sinovac sebagai vaksin utama untuk vaksinasi pada program nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan Singapura pada Rabu (7/7/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Kementerian tersebut menambahkan, untuk saat ini hanya orang-orang yang divaksin dengan vaksin Moderna dan Pfizer- BioNTech, yang dihitung sebagai orang yang sudah divaksin.

Baca juga: Begini Nasib Warga Singapura Pasca Sinovac Disebut-sebut tak Ampuh Lawan Virus Corona Varian Delta

Baca juga: Miris! Kondisi Anak Cut Meyriska dan Roger Belum Pulih setelah Diberi Makanan Bekas

Baca juga: Kronologi Pria Talak Istri Setelah Ijab Kabul, Keluarga Mengamuk Hajar Si Pria

"Angka vaksinasi nasional hanya mencerminkan mereka yang divaksinasi di bawah program vaksinasi nasional," kata Kementerian Kesehatan Singapura.

Kementerian Kesehatan Singapura menambahkan, vaksin Sinovac bukan bagian dari program vaksinasi nasional Singapura.

Kementerian tersebut juga menuturkan pihaknya masih menunggu data penting dari perusahaan Sinovac.

Penerima vaksin Sinovac juga tidak dibebaskan dari peraturan bebas tes Covid-19 sebelum menghadiri acara tertentu atau memasuki beberapa tempat.

Hanya mereka yang telah menyelesaikan vaksinasi lengkap dengan Moderna atau Pfizer yang dibebaskan dari tes Covid-19 untuk menghadiri acara tertentu atau memasuki beberapa tempat.

Baca juga: Seperti Halnya Singapura, PM Inggris Juga Minta Warganya Belajar Hidup Bersama Virus Corona

Baca juga: Divonis 30 Tahun, Majikan Singapura Siksa Pembantu dan Membiarkannya Kelaparan hingga Ajal Menjemput

Baca juga: Pemerintah Singapura Mulai Longgarkan Pembatasan Terkait Covid-19

Kendati demikian, Singapura telah mengizinkan pemakaian vaksin Sinovac di klinik-klinik swasta khusus, setelah persetujuan penggunaan darurat oleh WHO.

Klinik swasta terpilih dapat memanfaatkan stok 200.000 dosis vaskin Sinovac di Singapura.

Sekitar 3,7 juta orang, atau sekitar 65 persen dari populasi “Negeri Singa”, telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Pfizer- BioNTech atau Moderna.

Kedua vaksin tersebut telah menunjukkan tingkat efikasi lebih dari 90 persen dalam uji klinis.

Direktur Layanan Medis Singapura Kenneth Mak mengatakan, ada bukti dari negara lain yang menunjukkan ada orang yang masih terinfeksi virus corona meski sudah diberi vaksin Sinovac.

"Ada risiko yang signifikan dari terobosan vaksin," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Singapura Tak Akui Sinovac dalam Program Vaksinasi Nasional"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved