Selasa, 14 April 2026

Internasional

Orkestra Lebanon Terhuyung-huyung, Banyak Anggota Cari Pekerjaan Baru

Orkestra Philharmonic Lebanon yang dibiaya negara ikut terhuyung-huyung dihantam krisis ekonomi berkepanjangan.

Editor: M Nur Pakar
Foto: ArabNews
Lubnan Baalbaki, konduktor tetap orkestra mengadakan pertunjukan di sebuah teater di Beirut, Lebanon. 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Orkestra Philharmonic Lebanon yang dibiaya negara ikut terhuyung-huyung dihantam krisis ekonomi berkepanjangan.

Dilaporkan, sulit atau hampir tak terbayangkan, menemukan negara atau lembaga swasta Lebanon tidak terhuyung-huyung di bawah keruntuhan ekonomi dan keuangan negara yang parah.

Orkestra Philharmonic Lebanon, satu-satunya dari jenisnya di negara Mediterania kecil juga tidak berbeda nasibnya.

Didirikan pada tahun 1998 oleh mantan Presiden Lebanon, National Higher Conservatory of Music Walid Gholmieh, orkestra telah menemukan dirinya juga jatuh dalam krisis parah.

Dilansir ArabNews, Kamis (8/7/2021) Bank Dunia mungkin akan menempati peringkat tiga terburuk di dunia sejak pertengahan abad k-19.

Organisasi seni itu merupakan satu-satunya lembaga kebudayaan yang dibiaya negara dengan Kementerian Kebudayaan membayar gaji para anggotanya.

Sedangkan para pendonor lokal dan internasional menyumbang apa saja, mulai dari stan musik hingga pembelian instrumen.

Pengeluarannya merupakan bagian dari anggaran Kementerian Kebudayaan yang terus menurun dari tahun ke tahun.

Anggaran kementerian dipangkas menjadi LL44 miliar pada 2021, turun dari LL48 miliar pada 2018.

Pada tingkat pasar saat ini, itu sekitar 2,5 juta dolar AS.

Selama periode 21 bulan, mata uang Lebanon telah kehilangan lebih dari 90 persen nilainya.

Mendorong lebih dari 60 persen populasi di bawah garis kemiskinan karena kerawanan pangan melonjak dan bisnis tutup.

Baca juga: Importir Obat Lebanon Minta Bank Sentral Buka Blokir Dana, Stok Sudah Habis

“Masalah terbesar kami saat ini adalah keuangan dan perjuangan untuk mempertahankan musisi asing kami,” kata Lubnan Baalbaki, konduktor tetap orkestra kepada Arab News, Kamis (8/7/2021).

Baalbaki, yang berasal dari keluarga seniman, telah menjadi kepala konduktor orkestra sejak 2012.

Ayahnya adalah seorang pelukis sementara saudara-saudaranya juga telah meninggalkan jejak mereka di dunia musik dan seni.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved