Jumat, 24 April 2026

Euro 2020

Jelang Final EURO 2020, Inggris Malah Dapat Hukuman dari UEFA, Gegara Laser Wajah Kiper Denmark

Perilaku tidak menyenangkan itu adalah menyoraki lagu kebangsaan Denmark dan menyorotkan laser ke wajah kiper timnas Denmark, Kasper Schmeichel.

Editor: Faisal Zamzami
TWITTER.COM/AKWYZ
Insiden laser yang dialami Kasper Schmeichel pada semifinal EURO 2020 antara timnas Inggris dan timnas Denmark. 

SERAMBINEWS.COM - Nasib kurang beruntung dialami Inggris jelang timnas sepakbolanya yang akan menjamu Italia di laga final Euro 2020.

Pasalnya federasi sepak bola Inggris, FA, dijatuhkan hukuman berupa denda oleh UEFA.

Kejadian ini tak lepas dari perilaku penggemarnya dalam laga semifinal EURO 2020.

Inggris beserta federasi sepak bolanya, FA, mendapat hukuman karena ulah penggemarnya dalam laga semifinal yang mempertemukan Timnas Inggris dengan timnas Denmark.

Perilaku tidak menyenangkan itu adalah menyoraki lagu kebangsaan Denmark dan menyorotkan laser ke wajah kiper timnas Denmark, Kasper Schmeichel.

Selain itu, penggemar timnas Inggris juga kedapatan menyoraki lagu kebangsaan Denmark serta menyalakan kembang api di dalam Stadion Wembley.

Tak lama setelah pertandingan semifinal itu usai, UEFA langsung membuka investigasi untuk mengusut perbuatan penggemar timnas Inggris tadi.

"Proses investigasi telah dibuka setelah laga semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark yang digelar 7 Juli di Stadion Wembley, London," bunyi pernyataan UEFA, dikutip BolaSport.com dari The Athletic.

"Tuduhan untuk Inggris adalah penggunaan penunjuk laser dari suporter, gangguan yang disebabkan suporter saat nyayian lagu kebangsaan, dan penyalaan kembang api oleh suporter."

"Kasus ini akan diurus oleh Badan Kontrol, Etika, dan Disipliner UEFA (CEDB)," tulis pernyataan UEFA.

Kurang dari satu pekan pasca-dibukanya investigasi itu, UEFA mengeluarkan sebuah pengumuman lagi sehubungan dengan kasus ini.

Dalam pengumuman terbarunya, UEFA menyatakan bahwa federasi sepak bola Inggris, FA, dinyatakan melanggar tiga aturan.

Ketiga pelanggaran yang dimaksud adalah menyorotkan laser, menyoraki lagu kebangsaan lawan, dan menyalakan kembang api di dalam stadion.

Untuk kesalahan itu, FA dijatuhi hukuman denda sebesar 30 ribu euro (sekitar Rp517 juta).

"CEDB telah memutuskan untuk mendenda Asosiasi Sepak Bola Inggris 30.000 euro untuk penggunaan laser pointer, gangguan selama lagu kebangsaan dan menyalakan kembang api," bunyi pernyataan UEFA yang dilansir BolaSport.com dari Sky Sports.

Baca juga: Penentuan Raja Eropa, Dini Hari Nanti Italia Jumpa Inggris di Final Euro 2020

Baca juga: Final Euro 2020, Media Italia Khawatir Konspirasi

Harry Kane Harus Waspadai Pertahanan Kokoh Azzurri

Penyerang tim nasional Inggris, Harry Kane, akan menjalankan tugas berat saat berjuang di final Euro 2020 kontra Italia.

Dalam laga Italia vs Inggris yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Wembley, London, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB itu, Harry Kane bakal menghadapi duo bek tengah berpengalaman milik Gli Azzurri, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

Pada pergelaran Euro 2020, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci menjadi palang pintu utama di barisan pertahanan Italia.

Dari enam laga yang sudah dimainkan Italia, mereka empat kali tampil bersama, termasuk pada dua laga terakhir kontra Belgia di babak 8 besar dan Spanyol di semifinal.

Selebihnya, Roberto Mancini selaku pelatih Italia memasangkan Bonucci dengan beberapa nama, seperti Alessandro Bastoni dan Francesco Acerbi.

Mancini merotasi pasangan Bonucci menyusul kondisi Chiellini yang sempat mengalami masalah kebugaran seusai laga kedua fase grup kontra Swiss.

Selama bersama mengawal lini pertahanan Italia, Bonucci dan Chiellini menunjukkan kerja sama yang solid.

Laga Italia vs Spanyol pada semifinal Euro 2020 adalah salah satu bukti kerja sama apik antara dua bek tengah tangguh tersebut. 

Terlepas dari kebobolan satu gol, mereka mampu menahan sebagian besar gempuran La Furia Roja, julukan timnas Spanyol, yang 28 persen di antaranya mereka lancarkan dari sisi tengah.

Secara keseluruhan, Chiellini dan Bonucci memimpin timnas Italia mencatatkan 16 tekel, lima blok, dan 18 sapuan.

Catatan ini menjadi cerminan nyata dari kerja sama Bonucci dan Chiellini yang telah lama terjalin, baik di timnas Italia maupun Juventus.

Di sisi lain, catatan itu menjadi peringatan untuk Harry Kane yang akan menjadi andalan utama timnas Inggris untuk menembus solidnya pertahanan Bonucci dan Chiellini.

Apabila melihat riwayat penampilan sepanjang Euro 2020, Harry Kane memiliki peluang besar untuk menuntaskan tugas berat tersebut.

Penyerang 27 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhir, sejak bersua Jerman di 16 besar hingga semifinal kontra Denmark.

Saat ini, Harry Kane menjadi top skor timnas Inggris dengan koleksi empat gol.

Selain itu, peluang Harry Kane juga tercermin lewat catatan shot on target yang sudah ia bukukan sepanjang Euro 2020.

Dari enam penampilan, dia sudah melancarkan delapan shot on target, setara dengan Cristiano Ronaldo yang tersingkir di 16 besar.

Kane hanya kalah dari Patrik Schick (Republik Ceko) dan Alvaro Morata (Spanyol) yang sudah mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran.

Catatan tersebut menunjukkan kemampuan dan akurasi tendangan Kane yang bisa menjadi senjata untuk menembus kerja sama Bonucci dan Chiellini.

Namun, Kane tetap perlu bekerja keras karena dirinya belum memiliki pengalaman membobol pertahanan Bonucci dan Chiellini.

Berdasarkan data Transfermarkt, Kane pernah satu kali menghadapi pertahanan Italia yang dikawal Bonucci dan Chiellini, yakni pada laga pershabatan, Maret 2015.

Hasilnya, Kane yang bermain penuh gagal meruntuhkan solidnya kerja sama Bonucci dan Chiellini.

Dia gagal membobol gawang Italia dan laga pun berakhir imbang 1-1.

Adapun gol semata wayang Inggris ketika itu justru dicetak oleh bek kanan Andros Towndsend.(*)

Baca juga: Jamaah Shalat Jumat Meluber, Meunasah Nurul Yakin Kampung Sampaimah Aceh Tamiang Dipasangi Kanopi

Baca juga: Kumpulan Soal dan Kunci Jawaban Latihan Tes CPNS 2021, Ini Soal yang Kemungkinan Dites

Baca juga: VIRAL Nenek 54 Tahun Nikah dengan Brondong, Foto Prewedding Jadi Perbincangan

Bolasport dengan judul EURO 2020 - UEFA Jatuhkan Hukuman kepada Inggris Terkait Insiden Laser

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved