Kamis, 11 Juni 2026

Internasional

Pabrik Persenjataan dan Militer Meroket di Arab Saudi, Sebagian Besar Perusahaan Lokal

Jumlah perusahaan berlisensi di sektor pabrik persenjataan dan militer Arab Saudi meningkat tajam pada semester pertama tahun ini.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Jet tempur Arab Saudi melakukan manuver di udara 

Tujuannya untuk meningkatkan ini hingga 50 persen pada tahun 2030.

Di antara investasi terbaru untuk meningkatkan manufaktur lokal.

Baca juga: Warga Arab Saudi Diterbangkan dari Jakarta ke Riyadh 18 Jam Non-Stop, Terinfeksi Covid-19

Sebagi proyek untuk mengembangkan kendaraan lapis baja yang dilindungi yang dipelopori oleh Military Industries Corporation.

Zamil Offshore Services dan CMN Group juga telah berkolaborasi dalam pengembangan kapal pencegat berkecepatan tinggi.

Riyadh pada Maret 2022 mendatang akan menjadi tuan rumah Pameran Pertahanan Dunia.

GAMI diharapkan akan menampilkan sektor pertahanan Kerajaan yang sedang berkembang.

Sekitar 86 persen ruang telah dialokasikan untuk peserta pameran yang mencakup Lockheed Martin, Embraer, dan General Dynamics.

Acara ini diharapkan dapat menarik lebih dari 80.000 pengunjung dan mencakup setidaknya 85 delegasi militer.

Total pengeluaran militer global naik menjadi $1981 miliar tahun lalu, naik 2,6 persen secara riil dari 2019, menurut data dari Stockholm International Peace Research Institute.

Pengeluaran militer gabungan dari 11 negara bagian Timur Tengah yang datanya dimiliki SIPRI turun 6,5 persen pada tahun 2020, menjadi $143 miliar.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved