Internasional
Pabrik Persenjataan dan Militer Meroket di Arab Saudi, Sebagian Besar Perusahaan Lokal
Jumlah perusahaan berlisensi di sektor pabrik persenjataan dan militer Arab Saudi meningkat tajam pada semester pertama tahun ini.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Jumlah perusahaan berlisensi di sektor pabrik persenjataan dan militer Arab Saudi meningkat tajam pada semester pertama tahun ini.
Hal itu berdasarkan data baru dari General Authority for Military Industries (GAMI).
Dilansir ArabNews, Selasa (13/7/2021), GAMI melaporkan peningkatan 41 persen dalam perusahaan berlisensi dengan total 99.
Tetapi, sebagian besar atau 85 persen di antaranya merupakan perusahaan lokal.
Lebih dari setengah atau 55 persen diberikan kepada perusahaan yang sedang beroperasi.
Sedangkan penyedia layanan militer menyumbang 24 persen dan pemasok produk sisanya.
Baca juga: Kapal Pesiar Asing Boleh Singgah di Laut Merah Selama 30 Menit, Urus Izin Masuk Arab Saudi
“Melalui Strategi Sektor Industri Militer Nasional kami telah mengidentifikasi 11 area target sebagai prioritas strategis," kata Gubernur GAMI. Ahmad Al-Ohali dalam laporan setengah tahun organisasi.
Dia menjelaskan telah mengembangkan peta jalan penelitian, mengadopsi strategi akuisisi, dan mengidentifikasi insentif.
Kepada para enabler yang akan membantu industri militer berkembang di Kerajaan
Arab Saudi berinvestasi besar-besaran dalam industri pertahanannya.
Untuk mengurangi ketergantungan pada perangkat keras militer yang diimpor.
Baca juga: Kasus Virus Corona di Tunisia Meroket, Arab Saudi Janjikan Bantuan Vaksin dan Peralatan Medis
Dengan fokus, menambah pekerjaan bernilai lebih tinggi di Kerajaan.
GAMI didirikan pada tahun 2017.
Telah membantu mendorong tingkat lokalisasi dalam sektor ini menjadi 8 persen tahun lalu.
Dari hanya 2 persen sebelum pembentukannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jet-tempur-arab-saudi1.jpg)