Sabtu, 25 April 2026

Rumah Sakit Pejabat

Setelah Rumah Sakit Pejabat, Tokoh PAN Minta Menteri Kesehatan Siapkan ICU Khusus Anggota DPR

Setelah usulan tersebut menyeruak ke publik, kecaman berdatangan hingga membuat Partai PAN buka suara dan meminta maaf....

Editor: Eddy Fitriadi
YouTube DPR RI
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan wakil rakyat mendapatkan ruangan ICU saat terpapar Covid-19. 

SERAMBINEWS.COM - Rosaline Irene Rumaseuw, tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) sempat viral dengan usulannya menyediakan rumah sakit khusus pejabat.

Idenya itu menjadi perbincangan publik, karena di situasi yang sulit seperti sekarang ini, pejabat justru mendapat fasilitas khusus. 

Usulan itu keluar dari mulut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) ini dalam acara rilis survei Median pada Rabu (7/7/2021) lalu.

Rosaline menuturkan, usulan itu adalah buntut dari pengalaman kesulitan mencari rumah sakit bagi anggota Komisi II DPR dari Fraksi PAN John Siffy Mirin yang terpapar Covid-19.

Namun, ia kesulitan mendapatkan rumah sakit meski memiliki jaringan yang luas di elite partai.

Hingga akhirnya nyawa John Siffy Mirin tidak tertolong.

Setelah usulan tersebut menyeruak ke publik, kecaman berdatangan hingga membuat Partai PAN buka suara dan meminta maaf.

Namun baru-baru ini, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan wakil rakyat mendapatkan ruangan ICU saat terpapar Covid-19.

Hal itu disampaikan Saleh saat Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Kesehatan RI dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Senayan, Jakarta pada Selasa (13/7/2021).

"Saya tidak mau lagi mendengar anggota DPR yang tidak dapat tempat ICU, seperti yang dialami oleh anggota fraksi PAN, saudaraku John Siffy Mirin anggota DPR dari Papua, tidak mendapat ICU."

"Sampai akhirnya meninggal setelah dipindahkan ke RSPAD tetapi hanya 2 jam di ICU karena terlambat," kata Saleh, dikutip dari tayangan Youtube, DPR RI, Rabu (14/6/2021).

Saleh juga menceritakan, ia sempat kehilangan keluarganya yang terpapar Covid-19 karena kesulitan mendapat rumah sakit.

Untuk itu, ia meminta agar Menkes menambah kepastian tempat tidur di rumah sakit bagi para pasien Covid-19.

Kemudian, ia juga menyinggung soal usulan Wasekjen PAN Rosaline Rumaseuw yang meminta dibuatkan rumah sakit khusus pejabat.

Menurutnya, usulan tersebut adalah buntut dari pengalaman emosional Rosaline yang melihat buruknya kondisi penanganan pasien Covid-19.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved