Breaking News:

Berita Bireuen

Seruan Forkopimda Bireuen: Takbiran Idul Adha Wajib Patuhi Protokol Kesehatan, Lakukan Puasa Arafah

Disebutkan, Forkopimda Bireuen sudah mengeluarkan seruan dan sudah diedarkan sampai ke setiap kecamatan agar dapat dipatuhi.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
For serambinews.com
Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani 

Disebutkan, Forkopimda Bireuen sudah mengeluarkan seruan dan sudah diedarkan sampai ke setiap kecamatan agar dapat dipatuhi.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Menyambut dan menyemarakkan Idul Adha 1442 Hijriah tahun ini Forkopimda Bireuen mengeluarkan seruan.

Isi seruan itu di antaranya takbiran dilaksanakan di masjid dan meunasah saja serta mematuhi protokol kesehatan.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi kepada Serambinews.com, Selasa (13/07/2021) mengatakan, semarakkan malam takbiran dengan kegiatan takbiran di masjid.

Juga di meunasah saja  serta mematuhi protokol kesehatan mengingat masih pandemi covid-19.

Disebutkan, Forkopimda Bireuen sudah mengeluarkan seruan dan sudah diedarkan sampai ke setiap kecamatan agar dapat dipatuhi.

Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen, Anwar S Ag MAP kepada Serambinews.com secara terpisah mengatakan, imbauan bersama ditandatangani unsur Forkopimda Bireuen.

Isinya antara lain mengharapkan seluruh masyarakat Bireuen agar melaksanakan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, puasa Arafah  pada 9 Dzulhijjah atau Senin (19/07/2021) dan imsak pada 10 Dzulhijah, Selasa (20/07/2021) dari fajar terbit hingga selesai shalat Ied.
 

Mengisi malam Idul Adha  dengan takbiran di masjid dan meunasah-meunasah dengan memperhatikan prosedur medis dan protokol covid-19.

Bila shalat Idul Adha dilaksanakan di masjid  dilaksanakan di masjid sebagaimana biasa juga tetap mempedomani protokol kesehatan antara lain menyediakan sabun cuci tangan, jamaah membawa perangkat
shalat  dan menggunakan masker.

 Juga menyiapkan petugas pengukur suhu tubuh  gugus tugas covid-19 yang ada di desa, kecamatan dan kabupaten. 

Selain itu, masyarakat juga diajak berpartisipasi  dalam kegiatan pelaksanaan Qurban  bagi
yang mampu agar menyembelih  secara berkesinambungan.

Kemudian bagi masyarakat Bireuen yang baru tiba  dari luar provinsi Aceh  (zona merah) tidak ikut serta  dalam pelaksanaan shalat berjamaah dan mengisolasi mandiri selama 14 hari  untuk menghindari penyebaran covid-19.
 

Imbauan lainnya kata Kadis Syariat Islam Bireuen,  masyarakat  tidak mengunjungi objek – objek wisata, tidak menjual dan membakar mercon kembang api dan petasan lainnya.

Imbauan Forkopimda ditandatangani Bupati Bireuen, Ketua DPRK, Dandim 0111/Bireuen, Kapolres Bireuen, Ketua Pengadilan Negeri,  Kepala Kejaksaan Bireuen,  Ketua Mahkamah
Syariah dan Ketua MPU Bireuen. (*)

Baca juga: Demi Gempita, Kerap Diminta Rujuk dengan Gisella Anastasia, Begini Jawaban Gading Marten

Baca juga: Penyebar Video Syur Ungkap Gisel Berhubungan Intim 5 Kali, Ini Kata Kuasa Hukum Nobu

Baca juga: Ini 9 Manfaat Jambu Biji untuk Ibu Hamil, Menjaga Tekanan Darah hingga Sistem Saraf pada Bayi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved