Selasa, 14 April 2026

Santri Berprestasi

Hebat! Putra Asal Aceh Raih Cumlaude di Kota Seribu Wali

Dzinnun menjadi putra pertama asal Aceh yang meraih nilai Cumlaude di strata satu Universitas Al-Ahgaf, Yaman.

Penulis: Hendri Abik | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman Khairul Rijal Nurdin
Tgk Dzinnun Al-Misry BSc yang mendapat nilai Cumlaude di Universitas Al-Ahgaf, Yaman. 

Laporan Hendri | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tgk. Dzinnun Al-Misry adalah putra asal Montasik, Aceh Besar

Ia merupakan alumni dari salah satu pondok pesantren terbesar di Aceh, yakni Mudi Mesra Samalanga

Pada tahun 2016 silam, dengan tekad yang kuat dan kualitas ilmu agama yang mumpuni, Dzinnun hijrah ke Tarim, Hadhramaut, Yaman. 

Sudah tidak asing lagi, kota tersebut dikenal dengan negeri "Seribu Wali". 

Sangat banyak para Masyaikh dan Habaib kelas internasional yang keluar dari rahimnya, sebut saja seperti Al-Habib Umar bin Hafizd, Habib Ali Al-Jufri dan masih banyak lagi. 

Sesampainya di negeri penuh berkah tersebut, ia melanjutkan pendidikannya di Al-Ahgaf University, salah satu universitas terfavorit di Yaman. Universitas ini termasuk salah satu dari anggota universitas Liga Arab. 

Maka tak ayal, jika pelajar dari manca negara berkumpul di universitas nan berpusat di Hadhramaut, provinsi terbesar di Yaman tersebut. 

Universitas ini memiliki beberapa fakultas, di antaranya adalah Fakultas Syariah dan Hukum, Hadist wa Ulumuhu, Ulumul Qur'an, Dirasat Islamiyah, Iqtishad, Hasub, Muhasabah, Idarah dan sebagainya. 

Baca juga: Ratusan Pelamar CASN Tenaga Kesehatan Serahkan Berkas ke BKPSDM Bireuen

Baca juga: Kakan Kemenag Aceh Timur: Banyak Ulama Wafat Pertanda Bencana Spiritual, Umat Islam Harus Mawas Diri

Di antara semua fakultas itu, fakultas Syariahlah yang menjadi fakultas idaman bagi mahasiswa Indonesia. Kurikulum yang menjadi silabus kuliah di sini tetap berpegang teguh kepada turats para ulama terdahulu yang notabenenya tidak jauh beda dengan dayah-dayah di Aceh

Pada Kamis (15/07/21), universitas ini menggelar wisuda untuk mahasiswa angkatan ke-22. 44 wisudawan berasal dari Indonesia, Dzinnun adalah salah satu di antaranya. 5 tahun Dzinnun menggali ilmu di tanah padang pasir. Kerja kerasnya terbayarkan dengan nilai Cumlaude. 

Sejarah mencatat, Dzinnun menjadi putra pertama asal Aceh yang meraih nilai Cumlaude di strata satu Universitas Al-Ahgaff tersebut. Ini menjadi satu kebanggaan bagi Aceh. Bumi Serambi Makkah mulai mengacungkan taringnya, sebagai provinsi yang kental dengan budaya Islam dan kualitas keagamaanya. 

Selain meraih nilai Cumlaude, sepak terjang seorang Dzinnun patut diacungi jempol. Selain aktif sebagai pelajar, ia juga merupakan seorang Imam tetap di salah satu mesjid di Tarim, yakni Masjid Maheer. Selain suaranya yang khas dan bacaannya yang fasih, ia juga hafiz Al-Quran 30 juz.

Baca juga: UPDATE CPNS 2021 - Pelamar Kemenkumham Tembus 371 Ribu Lebih, Ada 2 Instansi Masih Nol Pelamar

Baca juga: Beri Beasiswa Untuk 16.543 Siswa, Pemkab Aceh Jaya Gelontorkan Rp 9,8 Miliar

Selain itu, Dzinnun juga menjadi rujukan kitab kuning bagi sebagian pelajar di universitasnya. Ia begitu dikenal oleh rekan pelajarnya, karna ilmu yang ia miliki begitu dalam. Istilah pepatah “Makin matang makin merunduk” sangat cocok dilabelkan kepada seorang Dzinnun Al-Misry.

"Sebagai kalangan santri, saya sangat bangga terhadap Tgk. Dzinnun Al-Misry. Di zaman yang sudah modern ini, kita sangat membutuhkan kalangan akedemis yang berbasic dayah, sehingga kalangan dayah bisa berkiprah di berbagai bidang. sebagaimana kalam Imam Syafie: "Islam tidak ketinggalan zaman, Islam juga tidak mengikuti zaman, akan tetapi Islam menjawab tantangan zaman". Proud off you, Tgk. Adoe", ungkap Tgk. Razali Nurdin, anggota DPRK yang juga alumni dayah Mudi Mesra Samalanga

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved