Breaking News:

Berita Aceh Timur

Pemkab Aceh Timur Gelar Rembuk Penanganan Stunting

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Taufik Hidayat
Dok kominfo Aceh Timur
Sekda Aceh Timur, Ir Mahyuddin, saat memberikan sambutan pada kegiatan rembuk penanganan stunting di Aceh Timur, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI –  Pemkab Aceh Timur, melaksanakan rembuk penanganan stunting bersama Dinkes dan stakeholders terkait lainnya di hotel Royal idi, Kamis (15/7/2021).

Kepala Dinkes Aceh Timur, Sahminan mengatakan, pada tahun 2019 Aceh Timur, telah ditetapkan sebagai kabupaten lokus stunting dari 100 kabupaten di Indonesia sebagai komitmen dalam melakukan percepatan pencegahan dan penurunan stunting.

Karena itu, katanya, melalui rembuk penanganan stunting ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan perbaikan gizi secara holistic, intergatif, tematik, dan spatial dengan cakupan yang optimal sehingga dapat mengembangkan rencana percepatan perbaikan gizi di masing-masing daerah.

Sebelumnya Sekda Aceh Timur, Ir Mahyuddin, dalam arahannya mengatakan stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang. 

Oleh karenanya, katanya, upaya pemantauan, sinergitas program serta kerjasama sektor terkait dalam memberdayakan masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting yang merupakan progresif dan konkrit dalam upaya penanggulangan stunting sangat diperlukan.

Upaya mencegahan dan penanggulangan dampak resiko stunting tersebut, kata Sekda, tidaklah mudah, karenanya, Sekda, mengajak semua pihak untuk terus mengupayakan pencegahan dan penanggulangan dampak resiko bagi penerus di Aceh Timur.(*)

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli, Presiden Minta Mensos Segera Salurkan Bansos

Baca juga: Dituding Lakukan Penganiayaan Hingga Dilaporkan ke Polisi, Oknum Anggota DPRK Subulussalam Membantah

Baca juga: Brunei Darussalam Sambut Idul Adha dengan Meriah, Warganet Sebut Negeri yang Diberkati

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved