Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Satpol PP Tertibkan Pedagang di Aceh Tengah yang Masih Berjualan Jelang Shalat Jumat

Ketika dilakukan penertiban, belasan pedagang makanan masih tetap berjualan meskipun waktu sudah hampir masuk waktu shalat Jumat.

Penulis: Mahyadi | Editor: Nurul Hayati
Foto dok humas pemkab.
Petugas Satpol PP dan WH, Kabupaten Aceh Tengah, menertibkan para pedagang yang masih berjualan menjelang pelaksanaan shalat Jumat di sejumlah titik di pusat Kota Takengon, Jumat (16/7/2021). 

Ketika dilakukan penertiban, belasan pedagang makanan masih tetap berjualan meskipun waktu sudah hampir masuk waktu shalat Jumat.

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (16/7/2021) melakukan penertiban para pedagang makanan kecil yang masih berjualan menjelang dilaksakannya ibadah shalat Jumat.

Penertiban  dilakukan terhadap para pedagang yang masih berjualan, terutama di sepanjang jalan Nurdin Sufi atau sebelah barat Masjid Agung Ruhama, Kota Takengon.

Ketika dilakukan penertiban, belasan pedagang makanan masih tetap berjualan meskipun waktu sudah hampir masuk waktu shalat Jumat.

Kasatpol PP dan WH Kabupaten Aceh Tengah Sahrial Apri, mengungkapkan, penertiban tersebut mengacu kepada Qanun Aceh, Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syari'at Islam, Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syi'ar Islam.

"Disitu disebutkan, bahwa setiap orang, badan usaha, dan institusi wajib menghentikan kegiatan yang dapat menghalangi mengganggu orang Islam melaksanakan shalat Jum'at. Makanya, harus ditertibkan bagi para pedagang yang masih berjualan saat menjelang pelaksaana shalat Jumat,” kata Sahrial.

Selain menertibkan pedagang, petugas juga membubarkan kerumunan masyarakat yang berada di area taman Tugu Aman Dimot, Kota Takengon.

Baca juga: Wanita yang Ngaku Hamil Saat Dipukul Satpol PP Ungkap Kondisi Perutnya: Kadang Besar Sebentar Kempes

Pembubaran tersebut, dikarenakan warga yang menumpuk di area taman tidak mematuhi aturan penerapan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19.

Kepala Bidang Perundang-Undangan Satpol PP dan WH, Hamdani meminta agar pedagang bisa menghormati penyelenggaraan shalat Jumat dengan menghentikan segala aktivitas, terutama menjelang masuknya waktu shalat.

"Setelah mereka kita data, mereka kita suruh bergabung dengan jamaah lainnya untuk bersama-sama melaksanakan shalat Jum'at,” sebut Hamdani. (*)

Baca juga: Pedagang di Medan Didenda Rp 300 Ribu dan Dipenjara, Tolak Tutup Warung Kopi Karena Tak Ada Bantuan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved