Breaking News:

Berita Bener Meriah

Bentuk Kekebalan Kelompok Bagi Warga, Kodim Bener Meriah Gelar Vaksin Massal

Serbuan vaksin program TNI ini serentak dilaksanakan di 34 provinsi dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Taufik Hidayat
Dok Pendim BM
Kodim 0119/BM bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga, Sabtu (17/7/2021) menggelar vaksinasi massal di Puskesmas setempat. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Komando Distrik Militer 0119/BM bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga, Sabtu (17/7/2021) menggelar vaksin massal di Puskesmas setempat.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Valyan Tatyunis menyampaikan, serbuan vaksinasi massal Covid-19 ini merupakan program TNI dan lanjutan dari serbuan vaksin yang sebelumnya sudah dilaksanakan dengan tujuan membentuk kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

Disebutkan, serbuan vaksin program TNI ini serentak dilaksanakan di 34 propinsi dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.

Menurutnya, vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke dalam tubuh sangat efektif dalam melawan virus Corona.

Karena vaksin memberikan peningkatan kekebalan tubuh dalam melawan virus ataupun penyakit. kata Dandim.

Pada vaksin massal ini, kata Dandim, terlihat masyarakat sangat antusias untuk menerima suntikan vaksin.

“Artinya masyarakat sudah tidak termakan informasi hoaks," pinta Dandim.

Baca juga: Aceh Berpeluang Juara Umum API Awards 2021, Lagi, 2 dari Aceh Selatan Nominator, Begini Cara Dukung

Baca juga: YARA Nilai Kaburnya 8 Napi Lapas Blangpidie Janggal, Polres Sebarkan Identitas ke Gampong & Nelayan 

Baca juga: XL Axiata-BROL Perkaya Fitur Aplikasi Laut Nusantara, Nelayan Bisa Deteksi Lokasi Tuna

Sementara itu, Kapten Inf Usep Haerudin Perwira Operasi (Pasiops) selaku kordinator lapangan menjelaskan, peminat penerima vaksin cukup banyak dan melebihi expetasi kita.

Disebutkan, jumlah penerima vaksin langsung dilaporkan kepada komando atas, baik vaksin dosis pertama maupun yang sudah vaksin untuk kedua kalinya.

Bagi warga yang tetelah divaksin, Pasi Ops meminta agar tetap patuhui dan terapkan protokol kesehatan selama masa pandemi.

Baca juga: Dandim Kerahkan 25 Anggota TNI Sisir Napi Kabur dari Lapas Kelas IIB Blangpidie

Baca juga: Memilukan! Warga Mane Pidie Ini Dipasung Karena ODGJ, Dirawat Sendirian Ibunya yang Sakit-sakitan

Sementara, dr Ika Rafiqa Bengi tim Nakes Puskesmas menyampaikan, calon penerima vaksin terlebih dahulu dites apakah layak menerima inject vaksin ketubuh.

Kalau calon penerima vaksin mempunyai penyakit penyerta maka tidak bisa divaksin.

"Kita tidak inject vaksin ke tubuh penerima atau ditunda," jelasnya.

Menurutnya, pasca vaksin disuntikkan ke dalam tubuh, para penerima vaksin melakukan istirahat selama 30 menit untuk observasi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved