Breaking News:

Internasional

Sejarah Perluasan Masjidil Haram dari Masa ke Masa, Tambah Kuota Jamaah Haji dari Tahun ke Tahun

Al-Masjid Al-Haram, atau sebagaimana diterjemahkan, Masjidil Haram, merupakan situs paling suci dalam Islam, terletak di jantung kota Mekkah

Editor: M Nur Pakar
AFP
(FILES) File foto udara yang diambil pada 4 Oktober 2020 ini menunjukkan kompleks Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, MEKKAH - Al-Masjid Al-Haram, atau sebagaimana diterjemahkan, Masjidil Haram, merupakan situs paling suci dalam Islam, terletak di jantung kota Mekkah Arab Saudi.

Masjidil Haram merupakan bagian penting dari ibadah haji, yang harus dilakukan setiap Muslim setidaknya sekali dalam hidup mereka jika mampu.

Selama waktu tertentu dalam setahun, atau umrah, yang dapat dilakukan Muslim kapan saja sepanjang tahun.

Masjidil Haram memiliki situs-situs penting, termasuk Ka'bah, Hajar Aswad, sumur Zamzam, Maqam Ibrahim dan perbukitan Safa dan Marwa.

Masjidil Haram memiliki 13 menara, menjadikannya masjid dengan jumlah menara terbanyak.

Dilansir ArabNews, Minggu (18/7/2021), banyak renovasi dalam upaya perluasan Masjidil Haram untuk meningkatkan jumlah kuota jamaah haji..

Banyak dari ini terjadi sebelum berdirinya Kerajaan, dan tiga ekspansi besar terjadi setelah berdirinya Kerajaan.

Baca juga: Arab Saudi Larang Shalat Jumat di Masjidil Haram, Izin Berikutnya 24 Juli 2021

Ekspansi Saudi pertama dilakukan dari 1955 sampai 1973; empat menara ditambahkan, langit-langit diperbarui dan lantai diganti dengan batu buatan dan marmer.

Galeri Mas'a termasuk dalam masjid, melalui atap dan penutup.

Perluasan kedua dilakukan di bawah Raja Fahd, dari 1982 sampai 1988.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved