Breaking News:

Video

VIDEO - Ziarah ke Makam Tgk Chik Pante Kulu, Ulama Pengarang Sastra Perang Hikayat Prang Sabi

Pamplet beton penunjuk arah yang dipasang di jalan masuk sudah tertutup daun dan semak belukar.

Penulis: Hendri Abik | Editor: m anshar

Laporan Hendri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Teungku Chik Haji Muhammad di Pante Kulu, adalah seorang ulama besar Aceh, yang menulis karya sastra perang terkenal, yaitu Hikayat Prang Sabi.

Ulama besar pada masa Kerajaan Aceh ini dilahirkan pada tahun 1251 H (1836 M) di gampong Pante Kulu, Titeue, Pidie, dalam suatu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama di Tiro.

Pada Minggu (18/7/2021) Serambi On TV berkesempatan melakukan ziarah ke makam Tgk Chik Pante Kulu yang berada di Gampong Lamleuot, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.

Kompleks makam ini berada di pinggir areal persawahan warga, berjarak sekitar 200 meter dari jalan menuju ke Waduk Keuliling, atau sekitar 2 kilometer dari Jalan Raya Banda Aceh – Medan. Saat kami berkunjung, kompleks makam ini terlihat kurang terawat.

Pamplet beton penunjuk arah yang dipasang di jalan masuk sudah tertutup daun dan semak belukar.

Beberapa referensi menyebutkan, Tgk Chik Muhammad di Pante Kulu adalah salah satu ulama pejuang Aceh yang berperan besar mengusir penjajah Belanda dari Aceh.

Nama beliau terkenal karena karya hikayat Prang Sabi yang menjadi pemantik semangat para pejuang Aceh dalam berperang melawan Belanda.

Menurut kisah, Hikayat Prang Sabi ini dikarang oleh Teungku Chik Pante Kulu, di atas kapal antara Jeddah dengan Penang, dalam perjalanan pulang dari studinya di Mekkah, akhir tahun 1881 M.

Dia pulang ke Aceh untuk bergabung dengan sahabatnya Tgk Chik Di Tiro yang saat itu memimpin perang suci melawan kolonialisme Belanda.

Narator: Mauliaiska

Video Editor: M Anshar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved