Video
VIDEO - Demi Sekolah, Anak-anak di Aceh Utara Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Sawang
Akses utama berupa jembatan penyeberangan putus akibat banjir besar pada 26 November 2025 lalu.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Teuku Raja Maulana
SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA – Musim sekolah di awal tahun 2026, terasa lebih berat bagi pelajar yang tinggal di perkampungan di seberang sungai Sawang Aceh Utara.
Kini, puluhan pelajar dari Gampong Gunci, Lhok Cut, Kubu, Blang Cut, dan Dusun Paya Rubek itu, harus menyeberangi Sungai Sawang menggunakan rakit untuk menuju sekolah.
Akses utama berupa jembatan penyeberangan putus akibat banjir besar pada 26 November 2025 lalu.
Baca juga: FK Unimal Atasi Masalah Kesehatan Kulit dan Batuk yang Dialami Warga Sawang Aceh Utara
Kondisi ini memaksa anak-anak menantang arus sungai demi bisa kembali ke bangku sekolah di ibukota Kecamatan Sawang.
Video dan foto-foto yang dikirim oleh Khairunnisak, warga Dusun Kuta Batee, kepada Serambinews.com, merekam momen perjuangan para pelajar di hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang, Senin (5/1/2025).
Untuk diketahui, Kecamatan Sawang Sawang adalah salah satu kecamatan di Aceh Utara yang pernah menjadi daerah kaya minyak dan gas alam.
Kecamatan ini berjarak sekira 245 kilometer dari Kota Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh, dan terpaut sekira 30 kilometer dari Kota Lhokseumawe yang dulu pernah dijuluki sebagai kota petro dolar, karena kekayaannya.(*)
| VIDEO - Trump Ancam Kolombia dan Kuba: AS Siap Perluas Operasi di Amerika Latin |
|
|---|
| VIDEO - 300 Prajurit Yonif TP 852/ABY Dikerahkan ke Aceh Tamiang |
|
|---|
| VIDEO - 118 Ribu KK Warga Bireuen Terdampak Banjir dan 16 Ribu Rumah Rusak |
|
|---|
| VIDEO - Hari Pertama Sekolah Pascabanjir Bandang di Pidie |
|
|---|
| VIDEO - Tanah Hingga Kayu Masih Menumpuk di Rumah Warga Korban Banjir |
|
|---|