Breaking News:

Aksi Peduli Warga Miskin, Dari Renovasi Dayah hingga Salurkan Beras Bantuan

Warga miskin di lingkungan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menerima bantuan beras 6,7 ton. Bantuan yang disalurkan itu bagi Desa Tambon Baroh

Editor: bakri
Dokumen PT PIM
PT PIM menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat miskin di lingkungan perusahaan 

Warga miskin di lingkungan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menerima bantuan beras 6,7 ton. Bantuan yang disalurkan itu bagi Desa Tambon Baroh, Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dan Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen.

PIM juga menyalurkan bantuan renovasi fasilitas Dayah Darul Huda Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Bantuan senilai Rp 12,2 juta diterima Teuku H Zunuwaris, Pimpinan Dayah Darul Huda. Plt Asisten Vice President PKBL dan CSR, Jufri berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan baik.

Ikut hadir saat penyerahan bantuan perwakilan Yayasan Zakat PT PIM, Tgk H Samsuar. “Adapun total jumlah bantuan beras Juli 2021 sebanyak 6,7 ton dan dibagikan kepada kaum duafa, dan fakir miskin di lingkungan perusahaan,” ujar Jufri dalam siaran pers yang diterima Serambi, Sabtu (17/6/2021).

Disebutkan, desa yang mendapat bantuan tersebut merupakan daerah yang berdampak langsung terhadap operasional perusahaan. “PIM sebagai salah satu perusahaan yang masih beroperasi Di Aceh Utara, tentunya sangat peka dan peduli terhadap masyarakat lingkungan,” ujarnya.

Menurut Jufri, PIM berkomitmen membantu masyarakat yang kurang mampu di segi finansial. Bantuan yang disalurkan merupakan wujud dari niat baik perusahaan terhadap masayarakat sekitar. Apalagi di tengah kondisi Covid-19 yang belum ada tanda-tanda akan segera berakhir.

Sekdes Tambon Baroh, Nuraini menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan PIM. Ia juga bersyukur karena penyaluran bantuan beras ini dilakukan secara rutin setiap bulan oleh PIM, sehingga sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Kami bersyukur PIM tetap peduli terhadap masyarakat kami yang memang butuh bantuan karena keterbatasan ekonominya. kami juga memahami kondisi PIM yang tidak bisa beroperasi normal belakangan ini,” ujar Nuraini.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved