Internasional
Batu Hajar Aswad, Berbingkai Perak, Mengalami Sejumlah Kejadian, Ini Sejarahnya
Batu Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diletakkan dalam bingkai perak berbentuk oval di sudut tenggara Ka'bah, Masjidil Haram, Arab Saudi.
Tetapi pecahannya disatukan kembali menggunakan ligamen perak.
Batu itu juga dicuri beberapa kali, dan dipecah menjadi tujuh bagian saat terakhir kali dicuri.
Potongan-potongan itu disatukan oleh sepasang pandai emas dari Mekkah.
Dia membangun bingkai perak untuk mengelilinginya.
Sejak itu, telah ditutup dalam bingkai yang sama.
Dilapisi dengan pasta yang terbuat dari lilin, musk, dan amber.
Baca juga: Arab Saudi Tutup 49 Gerai Komersial, Langgar Protokol Kesehatan Covid-19
Pihak berwenang di Arab Saudi baru-baru ini merilis gambar-gambar baru yang diproses secara khusus.
Dari situs-situs Islam dan arkeologi terpenting di Masjidil Haram, Mekkah.
Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci menangkap 1.050 foto Hajar Aswad menggunakan teknologi Fox Stack Panorama.
Menggabungkan gambar dengan berbagai tingkat kejernihan.
Untuk menghasilkan satu gambar Hajar Aswad dengan resolusi tinggi yang akurat.
Gambar 49.000 megapiksel diambil selama tujuh jam dan membutuhkan waktu seminggu untuk mengedit.
Ini adalah pertama kalinya pihak berwenang mampu menunjukkan Hajar Aswad dengan begitu detail.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/batu-hajar-aswad-di-kabah-masjidil-haram-arab-saudi.jpg)