Jumat, 10 April 2026

Internasional

Batu Hajar Aswad, Berbingkai Perak, Mengalami Sejumlah Kejadian, Ini Sejarahnya

Batu Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diletakkan dalam bingkai perak berbentuk oval di sudut tenggara Ka'bah, Masjidil Haram, Arab Saudi.

Editor: M Nur Pakar
@KabaaKudus
Batu Hajar Aswad di Ka'bah Masjidil Haram, Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, MEKKAH - Batu Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diletakkan dalam bingkai perak berbentuk oval di sudut tenggara Ka'bah, Masjidil Haram, Arab Saudi.

Letaknya berdiri sekitar 1,5 meter di atas tanah.

Hanya delapan keping Hajar Aswad yang bisa dilihat, dan yang terbesar seukuran buah kurma.

Dilansir ArabNews, Rabu (21/7/2021), selebihnya berada di dalam struktur Ka'bah.

Batu itu dihormati oleh umat Islam sebagai peninggalan Islam yang berasal dari zaman Nabi Adam dan Siti Hawa.

Batu itu jatuh dari surga untuk membimbing Adam dan Hawa membangun sebuah mezbah yang menjadi bait suci pertama di muka Bumi.

Batu Hajar Aswad di Ka'bah Masjidil Haram, Arab Saudi
Batu Hajar Aswad di Ka'bah Masjidil Haram, Arab Saudi (@KabaaKudus)

Baca juga: Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Kunjungi Pusat Komando Mina, Pantau Jamaah Haji

Hajar Aswad memiliki arti penting bagi umat Islam.

Seperti yang disaksikan oleh Nabi Muhammad, lima tahun sebelum kenabiannya.

Muslim tidak menyembah Batu Hajar Aswad, tetapi mengangkat tangan ke arahnya sambil mengulangi takbir, Allahhu Akbar selama tawaf.

Jamaah haji juga berusaha menyentuh atau menciumnya, jika bisa.

Mengikuti apa yang biasa dilakukan Nabi Muhammad.

Tindakan itu juga dianggap sebagai penebus dosa.

Baca juga: Arab Saudi Ganti Kiswah Penutup Kabah, Ini Sejarahnya

Tetapi, di masa pandemi virus Corona, jamaah haji yang terbatas tidak bisa menyentuh Hajar Aswad.

Bahkan, Batu Hitam itu menjadi sasaran penodaan dan kerusakan berulang dari waktu ke waktu sepanjang sejarah.

Batu Hitam itu pernah dipukul dan dihancurkan berkeping-keping dengan batu yang ditembakkan dari ketapel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved