Breaking News:

Penjualan Sepmor Baru Capai 50.4959 Unit

Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) menjelaskan, penjualan sepeda motor (sepmor) baru di Aceh, dalam semester I (Januari-Juni 2021)

Editor: bakri
Penjualan Sepmor Baru Capai 50.4959 Unit
FOR SERAMBINEWS.COM
Azhari

BANDA ACEH - Badan Pengelolaan Keuangan  Aceh (BPKA) menjelaskan, penjualan sepeda motor (sepmor)  baru di Aceh, dalam semester I (Januari-Juni 2021) masih tergolong tinggi, mencapai 50.459 unit, atau meningkat 849 unit, dari penjaulan periode yang sama tahun 2020, 49.610 unit.

“Dari penjualan sebanyak 50.459 unit, pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor pertama (BBNKB) I yang diterima Pemerintah Aceh mencapai Rp 72,479 miliar,” kata Kepala BPKA, Azhari, melalui Kepala Bidang Pendapatan, Saumi Elfiza, Senin (19/7/2021).

Dikatakan, kenaikan penjualan sepmor baru di masa pandemi Covid 19 ini diketahui meningkat, dari hasil rekapitulasi pembayaran pajak BBNKB I di Kantor Samsat Kabupaten/Kota. Penjualan sepmor tertinggi terjadi Juni 2021 mencapai 10.210 unit. Sedangkan diperiode yang sama tahun lalu angka penjualan hanya 8.671 unit.

Pembelian sepmor baru paling banyak, berdasarkan informasi distributor sepmor Honda, Yamaha, Suzuki, dan lainnya, bahwa daerah terbanyak membeli sepmor baru dari wilayah pertanian dan kelapa sawit. Seperti Aceh Besar, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Barat, dan beberapa daerah lainnya.

Dalam semester I, lanjut Saumi, tidak hanya penjualan sepmor baru yang meningkat, tapi jumlah kendaraan bekas yang pemiliknya melakukan BBNKB II  meningkat. Pada semester I 2020, jumlah kendaraan yang di BBNKB II, hanya berkisar 2.610 unit. Tahun 2021 ini untuk periode yang sama, jumlahnya menjadi 5.419 unit. Padahal, pada tahun ini, tidak ada kebijakan pemutihan BBNKB II oleh Pemerintah Aceh.

Kenaikan BBNKB II, tambah Saumi, membuat penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dalam semester I ini mencapai Rp 231,183 miliar, atau meningkat Rp 13,529 miliar (6,21 persen), dari penerimaan periode yang sama tahun lalu, Rp 217,654 miliar.

Namun begitu, kata Saumi, jumlah kendaraan bermotor yang sudah membayar PKB tahunan sampai akhir Juni 2021 ini, baru sebanyak 386.432 unit. Itu masih sedikit, karena jumlah kendaraan di Aceh yang belum membayar PKB tahunan masih banyak.

“Kita harapkan, usai Hari Raya Idul Adha ini, masyarakat yang pajak kendaraannya sudah jatuh tempo, segera membayar ke Kantor Samsat terdekat, supaya tidak kena denda,” pungkas Saumi.(her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved