Breaking News:

Internasional

Jamaah Haji Mulai Meninggalkan Mekkah, Makanan Dikeluhkan, Perusahaan Akan Diberi Sanksi Berat

Sebagian besar jamaah Haji 20210 telah meninggalkan Mekkah pada Kamis (22/7/2021) siang setelah melakukan ritual pamitan di Masjidil Haram.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Petugas mengatur jamaah haji 2021 yang akan melaksanakan tawaf di Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). 

SERAMBINEWS.COM, MINA - Sebagian besar jamaah Haji 20210 telah meninggalkan Mekkah pada Kamis (22/7/2021) siang setelah melakukan ritual pamitan di Masjidil Haram.

Pejabat keamanan, haji dan kesehatan telah mengkonfirmasi semua rencana berhasil dilakukan, dan tidak ada masalah kesehatan serius yang tercatat.

Sebelum penutupan mengelilingi Ka'bah, para jamaah melemparkan kerikil ke tiga pilar di Mina.

Para agen yang mewakili semua otoritas terkait haji memantau proses rajam.

Sepanjang ritual, para jamaah mematuhi langkah-langkah pencegahan.

Untuk memastikan keselamatan mereka, para peziarah melakukan ritual hari kedua dalam kelompok yang terorganisir.

Baca juga: Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Kunjungi Pusat Komando Mina, Pantau Jamaah Haji

Para jamaah biasanya menghabiskan tiga hari di Mina untuk Hari Tashreeq.

Namun, boleh tinggal selama dua hari dengan syarat jamaah berangkat sebelum terbenamnya matahari di hari kedua.

Ini disebut “Ta'ajol,” atau haji yang dipercepat.

Jika tidak, mereka harus tetap berada di Mina untuk hari ketiga, ketika diharuskan mengulangi ritual rajam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved