Berita Bireuen
Warga Kuala Raja Kompak Laksanakan Fardhu Kifayah Korban Tenggelam
Setelah difardhukifayahkan oleh warga, jenazah korban tenggelam kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di Bener Meriah.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireue
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Masyarakat Desa Kuala Raja, Kuala Bireuen baik laki-laki mulai dari pemuda, perangkat desa, kaum ibu sebagian sudah berusia lanjut terlihat begitu kompak saat melaksanakan prosesi fardhu kifayah terhadap salah seorang Korban tenggelam yang ditemukan warga setempat Senin (26/07/2021).
Meunasah Kuala Raja menjadi saksi, dimana masing-masing warga bertugas dikoordinir perangkat desa dan ketua pemuda. Ada yang menyiapkan keranda, ada yang membawa kain batik untuk memandikan mayat dan ada juga yang memasang kain pembatas.
Korban atas nama Jamaluddin setiba di meunasah langsung dimandikan dan di dampingi keluarga korban, setelah dimandikan, dikafani sampai kepada dishalatkan dan diserahterimakan kepada keluarga korban.
Kepala Desa Kuala Raja, M Isa kepada Serambinews.com mengatakan, suatu kewajiban tidak tertulis apabila ada korban tenggelam ditemukan di kawasan desanya maka wajib dilaksanakan fardhu kifayah, apabila korban tidak ada keluarga setelah fardhu kifayah dikebumikan di desa.
“Suatu adat laut tidak tertulis dan tetap dipegang dimana saja di bumi Aceh,” ujarnya.
Disebutkan, setelah semua selesai dilakukan warga terhadap korban tenggelam maka baru diserahkan kepada keluarga untuk dibawa pulang oleh keluarga.
Baca juga: PPKM Diperpanjang, Mendagri Harap Kepala Daerah Bangun Koordinasi dengan Ormas dan Tokoh Masyarakat
Baca juga: Dayah Bustanul Ihsan Terbakar, Ini Jumlah Kerugian yang Dialami
Baca juga: Anwar Robby Karya Calonkan Diri Sebagai Ketua KONI Gayo Lues
Tgk Yahya mewakili keluarga sempat menanyakan bagaimana perhatian mereka dengan tugas dan tanggungjawab yang sudah dilaksanakan, seorang perangkat desa langsung menjawab tidak ada biaya dan segalanya.
“Ini sudah menjadi kewajiban kami untuk melaksanakan fardhu kifayah,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah pegawai Kantor Camat Kuala, Dinsos Bireuen dan Kapolres Bireuen dan jajarannya ikut hadir ke meunasah, Dinsos Bireuen kemudian menyerahkan uang duka kepada
keluarga korban.
Tgk Yahya mewakili keluarga kepada Serambinews.com mengatakan, orang tuanya setelah memandikan anaknya langsung pulang ke Bener Meriah, atas nama keluarga mereka mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mulai dari mencari, membawa pulang, kemudian melaksanakan fardhu kifayah.
“Terimaksih kepada semua pihak terutama tim SAR dan warga, para nelayan yang telah ikut membantu mereka dengan melaksanakan fardhu kifayah terhadap salah seorang keluarganya,” ujar Tgk Yahya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fardhu-kifayah-korban-tenggelam.jpg)