Breaking News:

Pemerintah Aceh Umumkan Pemenang TTG 2021, Mesin Press Jerami Portabel Raih Juara I

Dalam surat keputusan tersebut, Gubernur menetapkan enam juara. Khusus untuk juara I, diraih mesin press jerami horizontal portabel.

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Mesin press jerami horizontal portabel, hasil inovasi yang dikembangkan oleh inventor Hendra Saputra dari Kota Banda Aceh meraih juara I lomba inovasi alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh tahun 2021. 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh resmi mengumumkan peraih juara lomba inovasi alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh tahun 2021.

Penetapan juara itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 414/1393/2021 tentang Penetapan Juara Lomba Inovasi Alat Teknologi Tepat Guna Provinsi Aceh Tahun 2021.

Dalam surat keputusan tersebut, Gubernur menetapkan enam juara. Khusus untuk juara I, diraih mesin press jerami horizontal portabel, hasil inovasi yang dikembangkan oleh inventor Hendra Saputra dari kota Banda Aceh.

Berikutnya juara II diraih mesin pembelah biji pinang (Bireuen), dan juara III untuk pengisian bio gas ke dalam tabung gas (Pidie Jaya).

Sementara untuk juara harapan I jatuh pada smart energy air laut/air asin (Langsa), juara harapan II, kandang pintar generasi z (Aceh Selatan), dan juara harapan III, mesin pengiris pisang kipas (Banda Aceh).

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Ketua MUI Labura, Pelaku Tak Terima Ditegur Mencuri Sawit Korban

Baca juga: Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020 Rabu 28 Juli 2021, Indonesia Peringkat ke-37

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 untuk Aceh Menipis, Gudang Vaksin Provinsi Hanya Miliki 1.600 Dosis Lagi

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Dr Ir Zulkifli MSi mengatakan, penetapan juara lomba inovasi alat TTG ini didasarkan pada hasil serangkaian penilaian yang dilakukan oleh tim juri.

Terdiri dari akademisi yang berasal dari kampus ternama di Aceh, serta dari Balai Riset dan Standarisasi Industri Banda Aceh.

“Kita melibatkan akademisi dari kampus Unsyiah dan Abulyatama yang berkompeten dalam bidangnya, dan unsur Baristan Banda Aceh untuk mencari inovator-inovator terbaik di Aceh,” kata Zulkifli.

Lebih lanjut Plt Kadis mengharapkan, berbagai hasil inovasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Sehingga nantinya dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sedang dilanda pandemi Covid-19 ini.

“Mudah mudahan dengan adanya temuan inovasi alat teknologi tepat guna ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan nantinya akan kita upayakan hak paten dan penyempurnaan alat agar lebih terstandarisasi dengan baik,” ujar Zulkifli.

Untuk juara I selain mendapatkan piala dan plakat, juga mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 40 juta, juara II sebesar Rp 35 juta, juara III sebesar Rp 30 juta.

Sedangkan juara harapan I mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 25 juta, juara harapan II sebesar Rp 20 juta, dan juara harapan III sebesar Rp 15 juta.(*)

Baca juga: VIDEO - Gudang Pembuatan Kapal Terbakar Hebat di Gaziantep Turki

Baca juga: Duterte Terenyuh, Perang Lawan Narkoba Ternyata Perang Melawan Negaranya Sendiri

Baca juga: Fakta Pemuda Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Mahar Masing-masing Rp 1.750.000, Pria Belum Punya Pekerjaan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved