Jumat, 17 April 2026

Penyelamatan Nelayan

TNI AL Bantu Penyelamatan Bagan Nelayan yang Hanyut di Selat Lampa Natuna

Menanggapi kejadian tersebut Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K, SE MM mengapresiasi inisiatif Prajurit KRI Halasan-

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dok Koarmada I
Prajurit TNI Angkatan Laut KRI Halasan-630 dan Personel Pos Angkatan Laut (Posal) Sabang Mawang melakukan aksi penyelamatan bagan nelayan yang hanyut akibat cuaca buruk di Selat Lampa, Sabang Mawang Natuna, Kamis (28/7/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prajurit TNI Angkatan Laut KRI Halasan-630 dan Personel Pos Angkatan Laut (Posal) Sabang Mawang melakukan aksi penyelamatan bagan nelayan yang hanyut akibat cuaca buruk di Selat Lampa, Sabang Mawang Natuna, Kamis (28/7/2021).

Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Memet Kurniawan, M. Tr. Opsla mengatakan angin barat dengan cepat kurang lebih 40 knot dengan tinggi gelombang yang cukup ekstrem disertai curah hujan yang lebat menyebabkan kapal dan bagan yang sedang berlindung di Selat Lampa hanyut.

"Pada saat kejadian sekitar pukul 12.30 WIB, prajurit KRI Halasan-630 dan Pos TNI AL Sabang Mawang dengan dibantu warga pesisir bergerak cepat untuk melaksanakan penyelamatan dengan menambatkan kapal dan bagan yang hanyut tersebut ke Dermaga Pos TNI AL Sabang Mawang, tidak ada kerugian personel dan materiil dalam kejadian itu," jelas Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Memet Kurniawan, dalam keterangan tertulis, kepada Serambinews.com, Jumat (30/7/2021).

Gerai TNI AL Diserbu 3.735 Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Selama 4 Hari

Disebutkannya, dua orang Nelayan yang berasal dari Pulau Tiga Aqub (50) dan Wahyudi (38) berhasil dievakuasi dengan selamat.

Menanggapi kejadian tersebut Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K, SE MM mengapresiasi inisiatif Prajurit KRI Halasan-630 dan Posal Sabang Mawang yang telah dengan tanggap dan sigap dalam menangani kejadian yang memerlukan aksi segera tersebut.

Apa yang telah ditunjukkan oleh para Prajurit TNI AL tersebut adalah implementasi dari delapan wajib TNI yaitu menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha dalam mengatasi permasalahan sekelilingnya.

“Sudah selayaknya sebagai prajurit Sapta Marga yang memegang teguh Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, harus dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dimanapun kita berada," ungkapnya Pangkoarmada I.

Lebih lanjut dikatakannya, sejak pertengahan bulan Juli lalu, keadaan cuaca di Perairan Natuna cenderung kurang bersahabat.

VIDEO - TNI AL Kerahkan Dua Pesawat Patroli Maritim Mencari 17 Kapal Nelayan yang Hilang di Kalbar

Dimana curah hujan yang tinggi disertai tiupan angin kencang menyebabkan tinggi gelombang laut di perairan tersebut.

"Dengan kondisi ini, saya menghimbau kepada para pengguna laut di Perairan Natuna untuk lebih waspada dan mematuhi standar operasional keselamatan pelayaran, serta selalu mengupdate berita cuaca dari BMKG, sehingga dapat terhindar dari insiden yang tidak diinginkan," pungkasnya.(*)

Baca juga: Waspada, Grafik Positif Covid-19 Bireuen Naik Tajam, Ini Datanya

Baca juga: Kisah Sopir Taksi Online, Rela Mobil Jadi Tempat Melahirkan hingga Bersihkan Darah dan Air Ketuban

Baca juga: Berhasil Kembangkan Vaksin Covid-19, BioNTech Mulai Buat Vaksin Malaria

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved