Rabu, 3 Juni 2026

Citizen Reporter

Kenali Raja Buah Termahal, Durian Duri Hitam

Sebut saja durian, pastilah kita sudah bisa membayangkan aroma dan kelezatannya. Durian merupakan buah lokal di Malaysia

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
NURUL NABIHAH BINTI ABDUL RAHMAN, Mahasiswi Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Pulau Pinang, Malaysia 

OLEH NURUL NABIHAH BINTI ABDUL RAHMAN, Mahasiswi Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Pulau Pinang, Malaysia

Sebut saja durian, pastilah kita sudah bisa membayangkan aroma dan kelezatannya. Durian merupakan buah lokal di Malaysia yang dijuluki sebagai “raja buah”. Durian atau dalam bahasa saintifik digelar “durio” menjadi sebuah daya tarik di negara-negara Asia yang mampu menyedot perhatian banyak pelancong mancanegara maupun warga Malaysia sendiri.

Aromanya yang unik dan isinya dilindungi oleh kulit yang berserat dan berduri, dari duri itulah durian akhirnya mendapatkan namanya.

Durian juga memiliki jenis-jenisnya tersendiri. Salah satunya adalah duri hitam. Durian duri hitam atau ada juga yang menyebut “Black Thorn” adalah nama yang tidak asing lagi di kalangan penggemar durian dikarenakan keunikan rasanya yang mampu menandingi jenis durian lainnya. Masyarakat Cina di Malaysia lebih mengenali durian duri hitam ini dengan nama “durian ochee” dikarenakan mempunyai rasa lemak, manis, berkirm, dan sedikit rasa pahit selepas memakannya. Isinya berbentuk lebih bulat jika dibandingkan dengan durian lainnya. Durian ini juga berwarna kuning keemasan yang lebih menarik dipandang jika dibandingkan dengan yang lain.

Selain itu, durian duri hitam ini berasal dari Kampung Lima Kongsi, berhampiran dengan Sungai Bakap yang terletak di Pulau Pinang, Malaysia. Durian duri hitam ini merupakan Pemenang Anugerah Durian Terbaik Pulau Pinang Tahun 2011 dan 2012.

Pohon durian tersebut telah dirahasiakan bertahun-tahun lamanya meski mempunyai permintaan yang tinggi di kalangan pengusaha durian karena pemilik asalnya enggan menjual benih pokok (pohon) tersebut. Kabarnya, pemilik pohon tersebut mendapatkan benih asal pohon tersebut saat ia berada di Thailand.  Namun, masih tidak diketahui secara mendalam asal-usul pohon tersebut.

Pada pertengahan tahun 1980, pemilik pohon durian duri hitam, yaitu Bagi Kau telah mengizinkan temannya, Leow Cheok Keong, untuk menanam benih pohon tersebut di ladangnya yang terletak di Nibong Tebal, Kedah, Malaysia. Kebun itulah yang menjadi kebun durian duri hitam komersial pertama di Malaysia.

Namun begitu, menurut Leow, saat pohon-pohon pertama mulai berbuah, hasilnya tidak begitu memuaskan karena ia mempunya rasa yang manis dan isinya tidak mempunyai struktur lemak, serta rasanya yang agak memabukkan.

Leow kemudian mengambil keputusan untuk membiarkan saja pohon tersebut dan tidak melaburkan modal untuk membesarkan proyek tanaman dimaksud.

Sekitar tahun 2000, Ah Heng, seorang pengusaha durian, telah diperkenalkan kepada durian duri hitam dan telah membuat keputusan untuk memotong pohon-pohon durian D24 di kebunnya untuk dikacukkan atau dikahwinkan dengan benih durian duri hitam.

Beberapa tahun kemudian, pohon-pohon tersebut akhirnya menghasilkan buah yang hari ini dikenali sebagai durian D200, yaitu durian duri hitam.

Alhasil, mulailah durian D200 menjadi buah mulut peminat tegar durian pada tahun 2010 apabila Ah Heng dan duriannya mendapat perhatian media.

Mengambil peluang yang ada di atas populariti tersebut, Ah Heng telah menyertai perlombaan Durian Terbaik Peringkat Negeri Pulau Pinang dan memenanginya sebanyak dua tahun berturut-turut.

Pada tahun 2013 pula, jenis durian ini telah didaftarkan dengan rasmi pada MARDI (Malaysian Agricultural Research and Development Institute) atau dalam bahasa Melayunya Institusi Penyelidikan dan Kemajuan Pertanian dengan kode D200 dengan diberi pengiktirafan Leow Cheok Keong sebagai pemilik benih asal pohon durian tersebut.

Cara mengenalinya

Salah satu cara untuk mengenali durian duri hitam adalah bentuknya yang bulat seperti labu dan agak berbeda dengan durian lainnya. Ciri keduanya adalah warna kulitnya yang berwarna hijau dan sedikit keabu-abuan. Ketiga, durian duri hitam ini mempunyai warna duri yang sama durinya seperti durian lainya. Pada ujung duri tersebut terdapat warna pirang gelap, sehingga muncul teori yang mengatakan bahwa ciri tersebutlah yang menjadi ilham bagi nama durian ini.

Yang keempat adalah bagian bawah durian ini berwarna pirang gelap dan tanpa sebarang duri di kawasan tersebut. Terdapat satu tangkai berwarna hitam pada bagian tengah. Inilah yang menjadi sebab mengapa durian ini diberi julukan durian duri hitam.

Garisan berwarna pirang gelap juga kelihatan bersambung dengan bagian bawah di mana ia boleh digunakan sebagai penanda bagi mengopek durian jenis ini. Ciri yang kelima adalah bagian tangkai durian. Tangkai durian jenis ini agak pendek.

Berbicara tentang rasa, durian duri hitam mempunyai rasa berlemak manis, berkrim dengan sedikit rasa pahit di ujungnya. Isinya agak tebal walaupun tidak setebal isi durian lainnya, akan tetapi durian ini lebih ringan daripada yang lain.

Ramai yang menyukai durian duri hitam ini karena teksturnya yang lembut dan tidak terlalu memuakkan. Aromanya yang unik, wangi, dan tidak terlalu tajam sangat sesuai dinikmati oleh mereka yang pertama kali ingin mencuba makan durian ataupun boleh juga bagi mereka yang bukan penggemar durian.

Durian duri hitam ini berharga lebih mahal dibanding durian jenis lainnya, disebabkan faktor bakanya yang mahal dan tidak semua kebun durian mengeluarkan durian jenis ini. Harga durian duri hitam adalah RM80.00 hingga RM100.00. Ada juga yang mencecah harga RM200.00. Jika dirupiahkan sekitar Rp 280.000 hingga Rp 350.000 per buah. Pernah juga dijual dengan harga sekitar Rp 698.000 per buah, mengikut berat durian tersebut.

Walaupun harganya mahal, durian duri hitam tetap menjadi pilihan dan kegemaran bagi mereka peminat tegar durian. Menurut kita, pasti agak membazir untuk membelanjakan uang untuk membeli durian ini. Akan tetapi, bagi penggemar, ini merupakan kepuasan batin mereka membelanjakan uang untuk mendapatkan buah kegemaran mereka. Mereka sanggup mencari dan membeli saat tiba musim durian.

Di musim pandemi Covid-19 ini, meskipun Malaysia masih menjalankan ‘lockdown’, jualan durian duri hitam tetap berjalan seperti biasa. Ada yang mengambil kebijakan dengan membuat jualan durian lewat pesanan online (daring) dan bisa diantar ke depan rumah. Cara ini sangatlah mumudahkan dan digalakkan agar pembeli tetap berada di rumah pada saat pandemi ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved