Update Corona di Aceh Tamiang
Satu Pasien Positif Covid-19 Meninggal, 14 Warga Dijemput untuk Isolasi di GOR Aceh Tamiang
Dia menjelaskan penjemputan ini dilakukan setelah hasil swab massal yang dilakukan beberapa waktu lalu menyatakan 17 orang positif Covid-19.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Tim Forkopimcam Kejuruanmuda Aceh Tamiang menjemput 14 orang setelah dinyatakan positif Covid-19 untuk menjalani isolasi di GOR Aceh Tamiang.
Penjemputan 14 orang ini dilakukan pada Jumat (1/8/7/2021) siang lalu dan baru selesai pada malam hari.
Seluruh warga dievakuasi sesuai protokol kesehatan dan dibawa ke GOR Aceh Tamiang menggunakan minibus milik Pemkab Aceh Tamiang.
Danramil 07/KJM Kapten Inf Muhammad Rizal menjelaskan warga yang dijemput berasal dari Kampung Sukamakmur sebanyak 11 orang dan Kampung Alurselebu tiga orang.
“Mereka dijemput untuk menjalani isolasi di GOR Aceh Tamiang selama 14 hari,” kata Rizal, Minggu (1/8/2021).
• Indra Penciuman Tyas Mirasih Mulai Normal di Hari Ke-13 Isolasi Mandiri, Sebut Semua karena Kopi
Dia menjelaskan penjemputan ini dilakukan setelah hasil swab massal yang dilakukan beberapa waktu lalu menyatakan 17 orang positif Covid-19.
Swab massal ini sendiri dampak dari wafatnya seorang warga yang belakangan dinyatakan positif Covid-19.
“Hasil reaktif ini diketahui setelah almarhum dimakamkan, sesuai aturan langsung dilakukan tracing dan didapati 17 orang positif,” jelasnya.
• Ini Vitamin Dibutuhkan Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Jangan Sepelekan
Rizal mengakui ada tiga warga yang tidak bersedia dibawa untuk menjalani isolasi di GOR.
Ketiganya merupakan warga lanjut usia dan sudah membuat pernyataan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
“Mereka tetap diawasi, selama menjalani isolasi mandiri tidak boleh ke luar rumah,” ujarnya.
Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri menambahkan saat ini secara keseluruhan ada 18 orang yang menjalani isolasi di GOR, terdiri atas 12 orang dewasa dan dua anak-anak.
“Kondisi mereka terus dipantau, sejauh ini semuanya masih dalam kondisi stabil,” kata Syahri.(*)
Baca juga: Berita Duka Ibunda Zubir Wartawan Serambi Indonesia di Langsa Meninggal Dunia Akibat Infeksi Paru
Baca juga: Rumah Warga Desa Pulonas Baru Aceh Tenggara Terbakar
Baca juga: Karena Alasan Ini Raffi Ahmad Enggan Beberkan Dirinya, Nagita dan Rafathar Terinfeksi Postif Corona