Breaking News:

Illiza: Orang Tua Merupakan Madrasatul Ula bagi Anak

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Jihad Gampong Kuta Karang, Darul Imarah, Aceh Besar, kembali menggelar kegiatan

Editor: hasyim
FOTO IST
Anggota DPR-RI Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE menjadi narasumber dalam kegiatan parenting PAUD Al-Jihad yang berlangsung di Meunasah Gampong Kuta Karang, Sabtu (31/7/2021). 

BANDA ACEH - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Jihad Gampong Kuta Karang, Darul Imarah, Aceh Besar, kembali menggelar kegiatan parenting bagi orang tua murid sekolah tersebut.  Kegiatan yang berlangsung di meunasah gampong setempat, menghadirkan narasumber Anggota DPR RI asal Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Sabtu (31/7/2021).

Dalam paparannya, Illiza mengingatkan tentang peran orang tua dalam mendidik anak mulai sejak dalam kandungan, dimana perlu melatih kesabaran dan harus sering melakukan kebaikan-kebaikan, salah satunya memperbanyak membaca ayat-ayat Alquran.

Dikatakan, orang tua merupakan Madrasatul Ula, yakni seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Artinya, pendidikan yang pertama sekali didapatkan oleh seorang anak adalah dari ibunya sendiri, sejak ia dalam kandungan hingga lahir dan tumbuh besar nantinya. “Al-ummu madrasatul ula, iza a’dadtaha a’dadta sya’ban thayyibal a’raq”. Artinya ibu adalah madrasah atau sekolah pertama bagi anak-anaknya,” ujarnya.

Dalam memberikan pendidikan kepada anak, Illiza mengajak kepada orang tua agar memberi contoh teladan dengan melakukan dan menggunakan perkataan yang baik dan positif, sebab perkataan orang tua merupakan doa.  Untuk itu, harapannya  mulailah dari hal-hal kecil  agar anak terbiasa melakukan hal-hal baik karena mereka adalah generasi penerus agama dan bangsa kelak.

Ia menambahkan, diera revolusi industri 4.0 ini, semua informasi sangat mudah didapatkan oleh anak-anak, apalagi saat ini sebagian orang tua telah membiarkan anaknya menggunakan perangkat komunikasi tanpa kontrol, melalui gadget anak-anak dapat memperoleh berbagai macam informasi. Hal ini sangat berbahaya jika tidak didampingi orang tua.

“Mari kita lebih hati-hati dalam memberikan HP android kepada anak-anak kita, mereka dengan mudah menonton hal-hal yang tidak pantas ditonton, belum lagi terpengaruh dengan berbagai game yang tersedia. Begitu juga dengan dunia luar, penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan di Aceh ini,” imbuh anggota DPR RI Fraksi PPP.

Dia juga mengingatkan para orang tua, agar mengikuti perkembangan teknologi informasi, sehingga paham bagaimana mengontrol dan mendidik anak-anak generasi penerus bangsa, menjadi anak shaleh yang berbakti kepada orang tua dan berguna bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

Sementara Kepala Satuan PAUD Al-Jihad, Nurul Azmi MPd mengatakan, kegiatan parenting tersebut merupakan rutinitas yang dilakukan  sekolah dalam rangka memberikan tambahan ilmu dan wawasan bagi orang tua tentang pengasuhan anak.

“Kegiatan ini melibatkan seluruh orang tua murid, dan dilaksanakan dua sampai tiga kali dalam satu semester. Bentuk kegiatannya macam-macam, salah satunya dengan menghadirkan narasumber yang kompeten untuk memberikan ilmu dan sharing pengalaman kepada orang tua tentang pengasuhan anak, agar anak dapat diasuh dengan baik sehingga tumbuh dan berkembang dengan maksimal,” katanya.

Ia mengatakan sejak PAUD Al-Jihad berdiri pada 2003, berbagai aktivitas pembelajaran PAUD dan kegiatan lainnya terus dilakukan. Pada parenting kali ini diikuti sekitar 200 peserta, yang terdiri dari 93 orang tua, 93 murid, 10 orang guru, serta sejumlah undangan dari unsur Dinas Pendidikan kabupaten Aceh Besar, pengurus Yayasan dan perangkat Gampong Kuta Karang.

Diakhir kegiatan Parenting, Illiza juga menyerahkan secara simbolis sejumlah alat permainan edukatif (APE) atau bantuan sarana pembelajaran kepada PAUD Al-Jihad, yang diusulkan melalui Kemdikbud RI beberapa bulan lalu.(una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved