Breaking News:

Internasional

Karyawan Swasta Arab Saudi Dikurangi Hak Cuti, Jika Tolak Suntikan Vaksin Covid-19

Para Karyawan Swasta yang tidak divaksinasi di sektor publik, swasta, dan nirlaba Arab Saudi akan dikurangi hari cuti.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Seorang anak mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Jeddah, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Para Karyawan Swasta yang tidak divaksinasi di sektor publik, swasta, dan nirlaba Arab Saudi akan dikurangi hari cuti.

Tetapi, sampai mereka menerima suntikan Covid-19, Kata Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sosial.

Dilansir ArabNews, Senin (2/8/2021), Kementerian mengklarifikasi prosedur untuk menangani karyawan yang tidak divaksinasi.

Hal itu untuk mengikuti instruksi Kementerian Dalam Negeri bagi institusi untuk membatasi masuknya orang yang divaksinasi setelah 1 Agustus 2021.

Jumlah vaksin Covid-19 yang diberikan di Arab Saudi telah meningkat menjelang batas waktu, dengan sekitar 350.000 dosis diberikan per hari.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Berkunjung, Negara Mana Saja Belum Diumumkan

Dengan tingkat vaksinasi total sekitar 78 dosis per 100 orang di Kerajaan.

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sosial telah menginstruksikan semua institusi untuk meminta bukti vaksin Covid-19 karyawan dan pekerja.

Hal itu sebagaimana disetujui oleh Kementerian Kesehatan di aplikasi seluler Tawakkalna.

Rencana bertahap untuk menangani karyawan yang tidak divaksinasi dimulai dengan mengarahkan mereka bekerja dari jarak jauh, sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Jika pekerjaan jarak jauh tidak menguntungkan bagi institusi hingga 9 Agustus, karyawan akan diberikan cuti yang dipotong dari saldo cuti resmi mereka.

Baca juga: Ironis, 21 Anggota Tim Pembersihan Ranjau dari Arab Saudi dan Asing Tewas Secara Tragis di Yaman

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved