Senin, 8 Juni 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Pulang Tanpa Medali, Ganda Putra The Daddies Ungkap Tokyo Jadi Olimpiade Terakhir

Dalam karier bulu tangkisnya, Hendra pernah menyumbangkan medali emas Olimpiade bagi Indonesia yang didapat bersama Markis Kido di Beijing 2008.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
PEDRO PARDO / AFP
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. 

Dalam unggahannya, ia menuturkan rasa syukur sudah bisa menjalani laga dengan baik dan mendapat dukungan dari rekan, pelatih dan keluarga yang ia anggap sebagai anugerah terindah dalam hidupnya.

Meski begitu, Ahsan secara implisit menulis bahwa setelah Olimpiade Tokyo, ia masih akan terus mengikuti kompetisi hingga tiba saatnya untuk gantung raket.

Kehadiran Hendra/Ahsan dalam Olimpiade masih dinantikan banyak kalangan, dengan agenda terdekat ialah Olimpiade Paris 2024.

Sebelumnya, Hendra juga pernah mengunggah foto dari Olimpiade Rio 2016 dengan berisi kalimat bahwa ajang tersebut adalah Olimpiade terakhir.

Namun nyatanya, ia masih tampil dan berjuang membela Merah Putih melawan atlet yang jauh lebih muda di Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim Bersatu Tuntut Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin Mundur

Baca juga: Orang Tua Siswa Protes Harga Atribut Sekolah Kemahalan, Humas SMA Negeri 7 Medan: Bisa Dicicil

Baca juga: Matahari Cincin Atau Halo Matahari Hiasi Langit Malaysia, Warganet Abadikan Momen Lingkaran Pelangi

Baca juga: Segera Jalani Pelatda Pra-PORA, 18 Pemain Futsal Banda Aceh Ikut Tes Fisik

Permohonan Maaf Ahsan/Hendra

Kesempatan ganda putra Indonesia Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan untuk meraih medali perunggu sirna  sudah.

Pada perebutan juara ketiga, Ahsah/Hendra kalau dari wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, setelah menjalani pertarungan rubber game 17-21, 21-12 dan 21-14.

Seusai laga, Hendra mengatakan bahwa lawan yang pernah mereka kalahkan di babak grup justru bermain lebih baik hari ini, khususnya pada game penentu.

“Saya akui bahwa lawan kami bermain sangat baik hari ini. Saya pikir mereka menyerang dengan sangat baik, terutama di game ketiga,” kata Hendra, Sabtu (31/7/2021).

Hal senada juga dikatakan Ahsan, padahal menurutnya dirinya dan Hendra sudah tampil maksimal pada laga ini.

“Kami tidak mencoba untuk berpikir tentang kehabisan energi atau semacamnya. Kami merasa telah melakukan yang terbaik dan mencoba banyak fokus. Apa yang bisa kami katakan, lawan kami melakukannya dengan sangat baik, terutama di set penentuan,” jelas Ahsan.

Atas kegagalannya meraih medali perunggu, Ahsan pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, sektor ganda putra memang sebelumnya ditargetkan untuk bisa mendulang medali di ajang Olimpiade 2020 Tokyo ini.

Namun, hasil berkata lain, Kevin/Marcus yang diandalkan justru tersingkir di babak delapan besar.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved