Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Satu-satunya Atlet Angkat Besi Transgender Selandia Baru Tersingkir dari Olimpiade Tokyo

Laurel Hubbard, satu-satunya atlet angkat besi transgender dari Selandia Baru , tersingkir dari kompetisi kilogram putri 87+.

Editor: M Nur Pakar
Yahoo Sports
Atlet Transgender Olimpiade Tokyo, Laurel Hubbard 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Laurel Hubbard, satu-satunya atlet angkat besi transgender dari Selandia Baru , tersingkir dari kompetisi kilogram putri 87+ Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).

Hubbard gagal pada upaya pertamanya untuk mengangkat barbel 120kg di atas kepalanya.

Upaya keduanya di 125kg, dia mampu mengangkat berat badan dan mengepalkan tinjunya dengan puas, namun juri memutuskan tidak berhasil.

Dia kembali dengan cepat mencoba lagi di 125 kg hanya untuk gagal berdiri dengan beban di atas kepalanya.

Hubbard adalah satu-satunya dari 13 finalis yang tidak menyelesaikan setidaknya satu lift.

Setelah bar jatuh ke tanah, dia menepuk dadanya dan membuat hati dari tangannya sebagai sinyal kepada mereka yang hadir dan, mungkin, siapa pun yang menonton di seluruh dunia.

"Terima kasih banyak atas minat Anda pada penampilan olahraga saya yang sederhana malam ini," kata Hubbard kepada media.

“Saya tahu dari sudut pandang olahraga saya tidak memenuhi standar yang saya terapkan pada diri saya sendiri," ujarnya.

Hubbard kemudian mengucapkan terima kasih kepada penggemar di Selandia Baru, orang-orang Jepang dan sejumlah organisasi olahraga.

Termasuk Federasi Senam Internasional dan Komite Olimpiade Selandia Baru.

Baca juga: Perenang Myanmar Korbankan Impian Olimpiade Tokyo, Memprotes Kudeta Militer

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved