Breaking News:

Internasional

Pemerintah Libya Minta Warganya Divaksin, China Kirim Dua Juta Vaksin Covid-19 Sinopharm

Pemerintah Libya, Senin (2/8/2021) meminta orang-orang untuk segera divaksinasi. Negara itu telah menerima dua juta dosis Vaksin Covid-19 Cina

Editor: M Nur Pakar
AFP
Perdana Menteri Abdulhamid Dbeibah mengumumkan bantuan vaksin dari China di Tripoli, Minggu (1/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, TRIPOLI - Pemerintah Libya, Senin (2/8/2021) meminta orang-orang untuk segera divaksinasi.

Negara itu telah menerima dua juta dosis Vaksin Covid-19 China Sinopharm, dengan lebih banyak lagi dalam perjalanan.

“Kami menyerukan kepada semua warga kami untuk divaksinasi,” kata Perdana Menteri Abdulhamid Dbeibah kepada wartawan di bandara Mitiga dekat Tripoli setelah kiriman tiba.

Menambah masalah keamanan dan politiknya, negara Afrika Utara yang berpenduduk sekitar tujuh juta orang itu sangat terpukul oleh pandemi.

Baca juga: Kekuatan Dunia Mendorong Perdamaian Libya, Serukan Tentara Asing Segera Hengkang

Dbeibah, yang mengepalai pemerintahan transisi menjelang pemilihan yang ditetapkan pada Desember, menambahkan 1,5 juta dosis vaksin lainnya diharapkan dalam beberapa minggu mendatang.

Sejak pandemi dimulai, Libya telah mencatat 256.328 kasus dan 3.579 kematian akibat Covid-19.

Baru-baru ini, telah terlihat peningkatan dalam kasus harian beberapa ribu, sebagian karena peningkatan pengujian.

Pada Selasa (27/7/2021) lalu, jam malam dua minggu diberlakukan untuk menghentikan peningkatan infeksi baru di Libya tengah dan barat.

Ini tidak berlaku di Libya timur dan selatan, yang secara de facto dikendalikan oleh orang kuat militer Khalifa Haftar, meskipun situasi politik dan militer membaik.(*)

Baca juga: Mesir Minta Pasukan Bayaran Asing Segera Hengkang dari Libya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved