Breaking News:

Internasional

Siswa Arab Saudi Hanya Diizinkan Masuk Sekolah Yang Telah Disuntik Vaksin Covid-19 Mulai 29 Agustus

Kerajaan Arab Saudi akan segea membuka sekolah tahun ajaran baru dengan sistem tatap muka mulai 29 Agustus 2021.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Tim medis persiapkan Vaksin Covid-19 di salah satu rumah sakit Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.CO, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi akan segea membuka sekolah tahun ajaran baru dengan sistem tatap muka mulai 29 Agustus 2021.

Tetapi, hanya siswa yang telah disuntuk Vaksin Covid-19 yang diizinkan mengikuti proses belajar mengajar di dalam ruangan kelas.

Dilansir ArabNews, Senin (2/8/2021) melaporkan siswa sekolah menengah dan Atas yang telah menyelesaikan program vaksinasi akan kembali ke kelas pada akhir bulan ini,

Siswa sekolah dasar dan prasekolah akan dibebaskan dari kepulangan sampai 70 persen kekebalan kelompok tercapai melalui dosis ganda.

Arab Saudi sejauh ini telah memberikan lebih dari 27,2 juta dosis vaksin dan 8,25 juta orang telah menerima kedua suntikan, yang merupakan 23,7 persen dari 34,8 juta penduduk negara itu.

Baca juga: Arab Saudi Sudah Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 26 Juta Penduduk Bersama 1,5 Juta Lansia

Kementerian Pendidikan berjanji akan diberikan kepada staf dan siswa yang memenuhi syarat untuk divaksinasi tepat waktu untuk awal tahun ajaran.

Pada konferensi pers Minggu (1/7/2021), juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mendesak wanita hamil untuk disuntik.

Dia menegaskan kembali keamanan dan kemanjuran vaksin dan mengatakan sejumlah besar wanita hamil yang tidak divaksinasi di seluruh dunia telah dirawat di rumah sakit karena Covid-19.

Dia juga meminta para dokter untuk melakukan bagian mereka dalam mengkomunikasikan pentingnya vaksin Covid-19 kepada ibu hamil.

Baca juga: Arab Saudi Ancam Denda Rp 1,9 Miliar, Warganya ke Negara Pandemi Covid-19

"Anda tidak hanya melindungi satu kehidupan, Anda harus melindungi keduanya," tambahnya.

Pengecualian, termasuk kasus hipersensitivitas yang terbukti secara medis terhadap vaksin atau salah satu komponennya, ditentukan melalui laporan yang dikeluarkan oleh kementerian.

Juru bicara Kementerian Perdagangan Abdulrahman Al-Husain mengatakan lebih dari 1 juta perusahaan komersial telah mengikuti protokol kesehatan.

Dimana, hanya menerima pelanggan yang telah divaksin, dimana semua penduduk diharuskan memiliki setidaknya satu dosis atau telah pulih dari Covid- 19.

Sehingga, akan dapat memasuki perusahaan komersial, pemerintah, swasta dan publik.(*)

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Berkunjung, Negara Mana Saja Belum Diumumkan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved