Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Menteri Pertahanan Israel Keluarkan Peringatan Keras, Siap Serang dan Gempur Iran

Menteri pertahanan Israel, Benny Gantz, Kamis (5/8/2021) mengeluarkan peringatan keras ke Iran. Dia memperingatkan negaranya siap untuk menyerang Iran

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
France24
Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz 

SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV - Menteri pertahanan Israel, Benny Gantz, Kamis (5/8/2021) mengeluarkan peringatan keras ke Iran.

Dia memperingatkan negaranya siap untuk menyerang Iran kapan saja.

Gantz mengeluarkan ancaman terhadap Republik Islam Iran setelah serangan pesawat tak berawak yang fatal terhadap kapal tanker minyak di Teluk Arab.

Dilansir AFP, Israel telah menyalahkan Teheran atas serangan itu.

Komentar Benny Gantz datang ketika Israel melobi sejumlah negara untuk bertindak di PBB atas serangan pekan lalu di kapal tanker minyak Mercer Street yang menewaskan dua orang.

Kapal tanker itu, yang dihantam lepas pantai Oman di Laut Arab, dikelola oleh sebuah perusahaan milik seorang miliarder Israel.

AS dan Inggris sama-sama menyalahkan Iran atas serangan itu.

Baca juga: AS Berkonsultasi dengan Inggris, Rumania, dan Israel, Bersumpah Balas Serangan Iran ke Kapal Tanker

Tetapi tidak ada negara yang memberi bukti atau intelijen untuk mendukung klaim mereka.

Iran, yang bersama dengan sekutu milisi regionalnya telah meluncurkan serangan pesawat tak berawak serupa, telah membantah terlibat.

Berbicara kepada situs berita Ynet, Gantz menanggapi apakah Israel siap untuk menyerang Iran dengan jawaban "ya" secara blak-blakan.

"Kami berada pada titik di mana kami perlu mengambil tindakan militer terhadap Iran," ujarnya.

"Dunia perlu mengambil tindakan terhadap Iran sekarang," kata Gantz.

Iran tidak segera menanggapi komentar Gantz.

Namun, dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan (DK) PBB, kuasa usaha Iran di New York menggambarkan Israel sebagai sumber utama kekacauan di Timur Tengah.

Bahkan, dikatakan, menciptakan ketidakstabilan dan ketidakamanan di Timur Tengah dan sekitarnya selama tujuh dekade lebih.

Baca juga: Iran Bajak Kapal Tanker di Teluk Persia, Inggris Kirim Pasukan Khusus

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved