Prestasi Kinerja
Polres Aceh Barat Terima Penghargaan Kinerja Terbaik Terkait Pelaksanaan Anggaran
IKPA adalah indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan untuk mengukur kinerja pelaksanaan anggaran Kementerian/Lembaga pengelola APBN. Kualit
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Sa'dul Bahri I Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Satuan Kerja (Satker) Polres Aceh Barat menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh sebagai satker dengan kinerja Pelaksanaan Anggaran terbaik semester I tahun 2021.
Hal itu disampaikan oleh Kepala KPPN Meulaboh, Kurniawan, dalam acara Evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) semester I tahun 2021 dan Pemberian Apresiasi Kepada Satker dengan perolehan IKPA terbaik yang diselenggarakan secara virtual pada hari Senin tanggal 2 Agustus 2021 dan diikuti oleh seluruh pengelola keuangan lingkup wilayah kerja KPPN Meulaboh.
IKPA adalah indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan untuk mengukur kinerja pelaksanaan anggaran Kementerian/Lembaga pengelola APBN. Kualitas kinerja tersebut diukur dari 13 indikator yang dilihat dari sisi kesesuaian perencanaan, efektifitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran dan kepatuhan terhadap regulasi.
Dua indikator utama dalam pelaksanaan anggaran adalah penyerapan anggaran dan output dari anggaran yang digunakan.
Nilai IKPA yang dicapai setiap satker mencerminkan kinerja keuangan satker dalam pengelolaan APBN yang angkanya berubah otomatis secara rutin sesuai pelaksanaan dan penggunaan anggaran di satker tersebut.
Pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.05/2018 tentang Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Belanja.
• Personel Satlantas Polres Aceh Barat Tambal Badan Jalan Provinsi Pakai Pasir di Sawang Teube
Monev pelaksanaan anggaran dilaksanakan secara rutin setiap hari (day to day basis) terhadap perkembangan kinerja pelaksanaan anggaran satker melalui sistem OMSPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara).
OMSPAN adalah sistem monitoring APBN yang berbasis internet yang dapat diakses oleh seluruh pengelola keuangan satker pengelola APBN. Seluruh Kepala Kantor (Kuasa Pengguna Anggaran atau KPA) dapat memonitor langsung kualitas kinerja pelaksanaan anggaran di satkernya masing-masing.
Untuk semester I tahun 2021, KPPN Meulaboh memberikan penghargaan kepada satker-satker dengan kinerja pelaksanaan anggaran terbaik yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu Satker dengan Pagu APBN kecil (sampai dengan 2 miliar), Pagu APBN sedang (2 s.d. 6 miliar) dan Pagu APBN besar ( di atas 6 miliar).
Polres Aceh Barat mendapat penghargaan untuk klasifikasi pagu APBN tinggi dengan capaian nilai IKPA 98,65 Sedangkan untuk kelompok Pagu APBN sedang, capaian tertinggi diraih oleh satker Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Aceh Barat dengan nilai 98,33 dan satker Madrasah Aliyah Negeri 3 Aceh Barat meraih capaian terbaik untuk kelompok pagu kecil dengan nilai 99,30.
• 52 Personel Polres Aceh Barat Naik Pangkat
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Manajemen Satker KPPN Meulaboh, Darno menyampaikan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pelaksanaan anggaran dari seluruh satker lingkup KPPN Meulaboh yang berasal dari 4 kabupaten yaitu satker di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya dan Kabupaten Simeulue.
Darno menggarisbawahi beberapa indikator yang belum optimal pada periode kinerja semester I 2021 seperti deviasi (perbedaan) antara perencanaan dengan realisasi anggaran yang masih tinggi, dan langkah-langkah yang perlu dilakukan satker dalam mengoptimalkan capaian IKPA di periode yang akan datang.
Saat ini, KPPN Meulaboh mengawal penyaluran dana APBN sebesar 2,26 triliun yang terdiri dari 1,18 triliun APBN yang dikelola oleh 96 satker Kementerian/Lembaga dan 1,08 triliun anggaran APBN dari unsur anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang dikelola oleh 4 Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa.
Kepala KPPN Meulaboh menyampaikan selamat kepada seluruh satker, semoga kinerja pelaksanaan anggaran APBN semakin baik dan semakin bermanfaat buat masyarakat. Saat ini kualitas pelaksanaan anggaran tidak hanya diukur dari realisasi anggaran tetapi juga dari realisasi output dari anggaran yang digunakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kurniawan-8789inb.jpg)