Sabtu, 2 Mei 2026

Selebriti

Pro Kontra Nilai Ayu Ting Ting, Farhat Abbas: Tindakan Umi Kalsum pada Haters sebagai Sanksi Sosial

Tindakan orangtua Ayu Ting Ting yang mendatangi rumah haters, bisa dibenarkan sebagai sanksi sosial.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Kompas.com
Penyanyi Ayu Ting Ting. 

Tindakan orangtua Ayu Ting Ting yang mendatangi rumah haters, bisa dibenarkan sebagai sanksi sosial. 

SERAMBINEWS.COM -  Artis Ayu Ting Ting sedang disorot akibat tindakan orangtuanya.

Pro kontra dinilai masyarakat sehingga beragam penilaian datang ke keluarga artis asal Depok ini.

TIndakan orangtua Ayu Ting Ting, Umi Kalsum dan Abdul Rozak dibela oleh pengacara Farhat Abbas.

Tindakan orangtua Ayu Ting Ting yang mendatangi rumah haters, bisa dibenarkan sebagai sanksi sosial.

Hal ini diungkapkan oleh Farhat Abbas.

Setelah beredar kabar jika orangtua Ayu Ting-Ting sempat berkata kasar pada keluarga pihak haters.

Aksi orangtua Ayu ting Ting yang melabrak kediaman haters terus jadi sorotan.

Ternyata aksi dari Umi Kalsum dan Ayah Abdu Rozak menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik.

Baca juga: Harapan dan Seuntai Doa Ayah Lesti Kejora untuk Anaknya yang Genap Berusia 22 Tahun

Baca juga: Arya Saloka Bocorkan Kapan Sinetron Ikatan Cinta Tamat, Bagaimana Akhir Kisah Al dan Andin

Baca juga: Besok, Lesti Kejora dan Rizky Billar Nikah, Disiarkan Langsung ANTV, Setelah Tertunda karena PPKM

Salah satunya pengacara Farhat Abbas ikut berkomentar atas tindakan orang tua Ayu Ting-ting yang mendatangi Haters, dilansir Youtube Cumicumi, Sabtu (7/8/2021).

Seperti dilansir dari TribunnewsBogor.com dalam artikel berjudul Farhat Abbas Bela Orang Tua Ayu Ting Ting, Anggap Tindakan Ayah Rozak sebagai Sanksi Sosial, menurut Farhat Abbas didatanginya Haters oleh orang tua Ayu Ting-ting merupakan langkah tegas sanksi sosial.

"Bapaknya ayu datang ke sana merupakan, sanksi sosial, "ungkap Farhat Abbas.

Disebutkan Farhat Abbas selain hukuman negara ada juga hukuman sosial.

"Di samping hukum negara yang berlaku, ada juga hukuman sosial, ini kan nggak enak dimarahi didatangi, "jawab Farhat Abbas.

"Berarti jati diri manusia ketika didatangi, orang haknya terganggu itu maksud saya hukuman yang lebih parah daripada hukuman di pengadilan, "ungkapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved