Selasa, 12 Mei 2026

Harga Ikan

Badai Masih Terjadi di Laut, Harga Lelang Ikan di Dermaga Pelabuhan Lampulo Melejit

Para tekong boat mengatakan hasil tangkapan minggu ini menurun, dibandingkan dua pekan lalu, karena dipicu badai masih kencang.

Tayang:
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Toke bangku, sedang melelang ikan hasil tangkapan boat nelayannya di dermaga PPS Kutaradja Lampulo, Minggu (8/8/2021). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badai laut yang melanda wilayah pantai barat dan selatan laut Aceh, berdampak pada harga lelang ikan di Dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo Banda Aceh melejit atau mahal.

“Ikan beby tuna di lelang dengan harga Rp 35.000/Kg, sebelumnya Rp 25.000/Kg, ikan salam Rp 25.000/Kg, sebelumnya Rp 20.000/Kg, ikan selayang dan cakalang Rp 18.000/Kg, sebelumnya Rp 15.000/Kg, dan cumi-cumi lebih mahal lagi Rp 65.000/kg, sebelumnya Rp 50.000/kg,” sebut Doyok, pedagang pengumpul ikan di PPS Kutaradja Lampulo kepada Serambi, Minggu (8/8/2021) di Banda Aceh.

Doyok mengungkapkan, harga lelang ikan mahal, disebabkan hasil tangkapan ikan nelayan pada minggu pertama bulan Agustus ini, menurun drasti.

Para tekong boat mengatakan hasil tangkapan minggu ini menurun, dibandingkan dua pekan lalu, karena dipicu badai masih kencang.

Badai, Nelayan di PPS Lampulo Tunda Melaut, Tinggi Ombak Capai 5 Meter, Harga Ikan Masih Tinggi

Tekanan atau hembusan angin di tengah mencapai angka 18-20 knot, dengan ketinggian ombak berkisar 4-5 meter.

Menurut para tekong boat, kata Doyok, kalau tekanan angin di tengah laut mencapai 20 knot dengan ketinggian ombak antara 4-5 meter, ikan tidak berada dipermukaan air dan kapal nelayan tidak berani menabur pukatnya, karena sangat membahayakan bagi keselamatan kapal dan awak boat.

Kepala UPTD PPS Kutaradja lampulo, Oni Kandi yang dimintai keterangannya Minggu (8/8/2021) kepada Serambinews.com mengatakan pada hari Sabtu (7/8/2021) kemarin, kapal yang masuk atau pulang melaut dan membongkar ikan hasil tangkapannya di dermaga PPS Kutaradja Lampulo, sebanyak 15 unit kapal.

Total hasil tangkapan yang dibawa pulang ke 15 boat, sebut Oni Kandi, sebanyak 85 ton, atau rata-rata membawa pulang ikan sebanyak 5,6 ton/unit boat.

Harga Ikan di PPS Kutaradja Lampulo Masih Normal, Lelang Cepat Sepi, Ini Harga Lelang dan Eceran

“Hasil tangkapan ikan sebanyak itu, menurut nelayan masih sedikit, karena dalam kondisi normal, hasil tangkapan boat nelayan rata-rata di atas 10 ton, bahkan ada yang mencapai 15 – 20 ton," ujarnya.

Jenis ikan yang dibawa pulang boat nelayan, sebut Oni Kandi, adalah cakalang sebanyak 15,175 ton, ikan layan sebanyak 39,816 ton, tongkol krai 1,484 ton dan tuna (yellow fin) 13,014 ton. Sedangkan harga lelang ikan tersebut berkisar Rp 13.000 – Rp 37.000/Kg.

Para tekong boat dan pawang laut di PPS Kutaradja Lampulo yang dimintai penjelasannya kapan kira-kira badai angin kencang di tengah laut akan berakhir, Oni Kandi menyebut sampai minggu kedua dan ketiga bulan ini.

Namun begitu, kata Oni Kandi, boat-boat nelayan di PPS Kutaradja Lampulo, tetap akan pergi melaut, karena badai kencang itu, berlangsung tidak selama 24 jam di tengah laut, tapi pada jam tertentu.

Misalnya pada siang hari antara pukul 14.00 – 16.00 WIB dan kemudian pada malam hari antara pukul 22.00 – 23.00 WIB.

VIDEO Cuaca Buruk Landa Perairan Aceh Barat, Nelayan Tidak Melaut, Harga Ikan Melonjak

Untuk mensiasati angin kencang tersebut, kata Oni Kandi, para nelayan berpindah-pindah lokasi menangkap ikan. Jika angin badai kencang melanda wilayah barat - selatan, boat nelayan menangkap ikan ke wilayah timur atau utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved